alexametrics
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020

Meski Pandemi, PPDB SD di Mataram Tak Online

MATARAM-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD di Mataram Tak dilakukan secara online. Semua masih manual alias luar jaringan (luring) ”Sudah kami sosialisasikan ke masyarakat dan sekolah,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, pada Lombok Post, kemarin (14/6/2020).

 

Tahun ini, pihaknya membuka tiga jalur penerimaan. Jalur zonasi 80 persen, jalur Afirmasi 15 persen dan jalur perpindahan tugas orang tua atau wali lima persen. ”Semuanya harus disesuikan dengan daya tampung sekolah,” jelasnya.

 

Fatwir mengingatkan, semua sekolah negeri di Kota Mataram, wajib membuka semua jalur. Terutama jalur zonasi. Agar tidak terkesan ada sekolah favorit. Termasuk menyediakan kuota bagi calon peserta didik penyandang disabilitas pada sekolah yang menyelenggarakan layanan inklusif. ”ABK (anak berkebutuhan khusus) harus diterima,” kata dia.

 

Metode luring diterapkan lantaran jumlah peserta didik yang diterima berbeda dengan jenjang SMP. Biasanya SMP menyiapkan lebih dari lima rombel, sementara SD rata-rata dua rombel. ”Paling kalau empat rombel misalnya di SDN 2 Cakranegara, sisanya ada satu-tiga saja,” tegasnya.

 

Fatwir mengingatkan, orang tua atau menyiapkan fotokopi dokumen penting pendukung PPDB. Seperti Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir, Kartu Keluarga (KK), dan KTP orang tua calon peserta didik.

 

”Orang tua mendaftar langsung ke sekolah tujuan yang terdekat dengan tempat tinggalnya, dengan tidak membawa anak, saya tekankan tidak boleh membawa anaknya” kata dia.

 

Karena penyelenggaraan PPDB berada di masa pandemi, sekolah diminta menyiapkan sarana pendukung, dalam menjalankan protokol kesehatan. Memperbanyak tempat cuci tangan, mengukur suhu tubuh, menyemprot sekolah dengan cairan disinfektan harus dilakukan.

 

”Saya mengimbau orang tua, saat mendaftarkan anaknya ke sekolah, gunakan masker, ikuti protokol kesehatan yang diterapkan sekolah, jangan merokok dan berpakaian rapi,” tandasnya.

 

Ketua Panitia PPDB 2020 Disdik Kota Mataram M Taufik menjelaskan, jadwal penerimaan melalui jalur afirmasi dan perpindahan orang tua atau wali pada 15-20 Juni dan jalur zonasi dijadwalkan 22-27 Juni. Menyikapi pandemi Covid-19, sekolah hanya membuka layanan pendaftaran dari pukul 08.00-12.00 Wita.

 

”Saya juga mau tegaskan, kegiatan PPDB ini dibebaskan dari pungutan biaya, sehingga sekolah tidak dibenarkan memungut biaya pendaftaran apalagi bahas seragam,” jelasnya. (yun/r9)

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7

Kompak Lawan Korona, Kelurahan Cakra Timur Bertahan di Zona Hijau

Kelurahan Cakranegara Timur patut dicontoh. Saat keluarahan lain di Kota Mataram zona merah Covid-19, justru Cakra Timur berada pada zona hijau. Strategi para pemimpin di wilayah ini membuat virus Korona tak berani mendekat. Apa resepnya?

Berkurban di Masa Korona, Ini Fatwa MUI

Jumat (10/7) malam Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terbaru bernomor 36/2020 tentang salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. MUI di antaranya meminta kegiatan penyembelihan tidak tekonsentrasi pada saat Idul Adha saja.

Batal Berangkat, 16 Jamaah NTB Tarik Ongkos Haji

Karena ibadah haji ditiadakan, 16 orang jamaah calon haji (JCH) asal NTB menarik ongkos haji yang telah dilunasi. ”Masing-masing lima orang dari Mataram, Lombok Barat, Sumbawa, dan satu orang dari Bima,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag NTB H Ali Fikri, Jumat (10/7).

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks