alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

UN dan US SMA Sederajat Dimulai, Sekolah di NTB Lakukan Persiapan Ini

MATARAM-Hari ini, seluruh SMA sederajat, melaksanakan ujian. SMK dan MAK menggelar UNBK. Sementara SMA dan MA menggelar Ujian Sekolah (US). ”Jumlah sekolah ada 322 SMK yang akan ikut UNBK,” Kata Sekretaris I Panitia UN 2020 Provinsi NTB H Umar, kepada Lombok Post, kemarin (15/3/2020).

Pria yang juga menjabat kepala seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikbud NTB ini menjelaskan sekolah harus tetap mengacu pada Surat Edaran (SE). Yang dimaksud adalah surat dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Nomor 0113/SDAR/BSNP/III/2020 tanggal 12 Maret 2020, agar sekolah memperhatikan beberapa hal, terkait penyikapan sekolah terhadap Covid-19.

Seperti membersihkan ruang ujian sebelum dan sesudah digunakan untuk setiap sesi UN. Pembersihan dilakukan menggunakan disinfektan untuk seluruh piranti yang digunakan oleh peserta UN, seperti handel pintu, saklar lampu, komputer, papan tik, mouse, kursi, meja, dan alat tulis. ”Saya harap, sekolah benar-benar mematuhi itu,” tegasnya.

Koran ini kemudian melakukan pemantauan ke SMKN 4 Mataram. Hasilnya, sekolah tersebut sudah menyediakan apa yang sudah diamanatkan BNSP. ”Kami sudah menyediakan wastafel, tempat mencuci tangan,” tegas Sekretaris Panitia UN SMKN 4 Mataram Irwan Jayadi.

Pihaknya juga telah membuat imbauan. Agar 316 peserta ujian patuh mencuci tangan. Hanya saja kata Irwan, SMKN 4 Mataram tidak menyediakan cairan anti septik atau hand sanitizer. Alasannya, sejak empat hari lalu sudah tidak tersedia di pasaran. ”Satu Kota Mataram nggak ada, sudah kami cari,” jelasnya.

Akhirnya SMKN 4 Mataram menggunakan tisu mengandung alkohol sekali pakai. ”Kami pakai empat ruangan, jadi ini akan ditempatkan dua kotak per satu ruangan,” tandasnya.

”Kami ucapkan selamat menempuh UNBK, bagi siswa siswi SMK yang akan berlangsung selama empat hari 16-19 Maret,” kata Sekretaris II Panitia UN 2020 Provinsi NTB Purni Susanto, kemarin (15/3).

Mata ujian pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. Pihaknya berharap, siswa menjalani UNBK ini dengan senang dan gembira. Penting diingat, kegiatan tahunan ini, menjadi bagian dari proses pendidikan yang mesti ditempuh.

”Nikmati sebagai proses menuju tangga berikutnya dalam karir pendidikan kita,” terangnya.

Peserta didik dipersilakan memiliki ambisi dan cita cita tinggi, namun menjaga integritas untuk memperoleh hasil yang terbaik adalah suatu keniscayaan. ”Kerjakan soal-soal dengan sebaik-baiknya tanpa harus berharap bantuan siapapun,” kata Purni.

Persiapkan fisik dengan olahraga dan istirahat, serta sarapan sangat disarankan.

”Pada hari-hari seperti ini, kita perlu memanjakan diri kita dengan sedikit refreshing dengan keluarga atau aktivitas lainnya yang menghibur,” tegasnya.

Dia mengingatkan selalu berdoa. ”Apapun yang telah kita usahakan, maka  kita serahkan hasilnya kepada Yang Maha Menentukan,” ujar Purni.

Kepala Seksi Peserta Didik dan Kelembagaan Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB Aryanti Dwiyani juga memberikan semangat untuk para peserta ujian. ”Ujian bukanlah momok yang harus ditakutkan, tetapi menjadi sarana menuju masa depan yang lebih indah,” ujarnya.

Ujian tegasnya merupakan waktu yang ditunggu-tunggu. Dengannya siswa bisa menuangkan kemampuan diri yang sudah belajar tiga tahun lamanya. ”Jika selama ini telah bersungguh, maka Insya Allah akan mendapat kesuksesan,” jelasnya.

Diingatkan, hasil tidak pernah mengkhianati proses. ”Mari bersama kita sukseskan US, Jaga integritas diri dengan menaati aturan yang telah ditetapkan, banggakan sekolah dan orang tua,” pesannya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks