alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Kemenag NTB Instruksikan Ponpes Perketat Protokol Kesehatan

MATARAM-Kanwil Kemenag NTB sudah mendengar kabar sembilan orang positif Covid-19, di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Bayan, Lombok Utara. ”Kami sudah rapat dengan beberapa perwakilan pondok pesantren,” kata Kepala Seksi Pondok Pesantren Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag NTB H Hasanuddin, pada Lombok Post, Kamis (15/10/2020).

Pihaknya menginstruksikan ponpes yang sudah aktif mengevaluasi kegiatan belajar mengajar (KBM). ”Evaluasi menyeluruh,” perintahnya.

Diantara arahannya, memberdayakan satgas percepatan penanganan Covid-19 internal. Tak ketinggalan menyempurnakan Standar Operasional Prosedur (SOP)  protokol kesehatan. Turut diingatkan untuk menutup akses keluar masuk. ”Bagi guru yang tinggal di luar, mengajar secara daring saja dan tidak diperkenankan masuk wilayah yang sedang isolasi total,” ujar Hasan.

Ponpes juga harus membuat kesepakan dengan wali santri, jangan dulu menjenguk anaknya. Selanjutnya, memperluas atau menambah ruang kelas, menjadi asrama. Tak kalah penting, pimpinan ponpes harus membagi zona tempat ibadah. ”Supaya santri tetap menjaga jarak dan tidak terjadi penumpukan,” terang dia.

Mereka juga diarahkan membuat laporan berkala tentang kondisi di ponpes. ”Harapan kami, semua kita sekarang harus lebih waspada,” tandasnya.

Kepala Kanwil Kemenag NTB KH M Zaidi Abdad mengatakan pentingnya memperketat protokol kesehatan. ”Selalu jaga lingkungan agar tetap bersih, kurangi pembelajaran yang bersifat penumpukan santri, perketat akses keluar masuk,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, sarannya melakukan rapid test secara berkala. ”Pimpinan ponpes harus berkoordinasi dengan puskesmas setempat, bila ada santri yang merasa kurang sehat, segera ditangani,” pungkas dia. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks