alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Hari Pertama UTBK-SBMPTN, 1.470 Peserta Ikut Ujian di Unram

MATARAM– Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sekaligus jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) gelombang pertama Universitas Mataram (Unram) mulai digelar Selasa (17/5/2022). Sebanyak 1.470 peserta tercatat sebagai peserta.

Ketua Pelaksana UTBK-SBMPTN Unram Agusdin mengungkapkan, pelaksanaan ujian hari pertama berjalan lancar. ”dari segi persiapan, ruang, dan sarana prasarana semua berjalan lancar,” terangnya.

Pria yang juga menjabat wakil rektor Bidang Akdemik Unram ini menjelaskan, ujian diikuti 555 peserta untuk sesi pertama, dan 555 pada sesi kedua. Jumlah ini sesuai kapasitas komputer yang dimiliki kampus. ”Sedangkan lokasi ujian yang ada di Sumbawa setiap sesinya di ikuti oleh 180 peserta,” ujarnya.

Sebanyak 1.110 peserta yang mengikuti ujian di Unram tersebar di tujuh lokasi. Yakni UPT Pustik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Perpustakaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, dan Fakultas Teknik.

Baca Juga :  SMKN 3 Mataram Tolak Calon Siswa Bertato dan Tindik

Sedangkan di Pulau Sumbawa dipusatkan di tiga lokasi ujian. Yakni SMKN 1 Sumbawa Besar, SMKN 2 Sumbawa Besar, dan SMKN 3 Sumbawa Besar.

Terdapat perbedaan dalam pelaksanaan UTBK-SBMPTN tahun ini dengan tahun sebelumnya. ”Bedanya sejak Covid-19 itu tidak ada ujian campuran, sekarang ada ujian campuran. Kemudian materi tesnya juga bertambah satu yaitu bahasa Inggris,” jelas Agusdin.

Dirinya mengingatkan peserta mengikuti protokol kesehatan, dan semua peraturan lainnya. ”Peserta harus tahu ruangan ujiannya sehari sebelum tes, jangan sampai terlambat dan jangan sampai didiskualifikasi,” pungkasnya.

Salah satu peserta adalah Lale Silke Sastia Aviva, asal Lombok Tengah. ”Persiapan yang saya lakukan belajar materi dari kelas X tentang biologi, kimia, dan fisika,” tuturnya.

Baca Juga :  Implementasi Kebijakan MBKM, Unram dan Kanwil Kemenag NTB Teken MoU

Perempuan yang bercita-cita menjadi dokter itu mengungkapkan alasannya memilih Unram. ”Saya memilih Unram karena merupakan universitas paling bagus di NTB,” tambahnya.

Terdapat tiga jalur penerimaan mahasiswa baru dengan alokasi daya tampung yang berbeda.

Pertama, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Seleksi ini berdasarkan nilai akademik seperti prestasi dan lainnya dengan daya tampung minimum 20 persen.

Selanjutnya SBMPTN. Penilaian dilakukan berdasarkan hasil UTBK dan kriteria lain dengan daya tampung minimum 40 persen. Kemudian, ada Seleksi Mandiri, yang dilakukan secara mandiri oleh perguruan tinggi, dapat menggunakan nilai hasil UTBK dengan daya tampung maksimum 30 persen. (yun/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/