alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Maksimalkan Belajar Daring, Ponpes Abu Hurairah Persiapkan Diri

MATARAM-Dengan status zona merah, belum ada kepastian kapan sekolah, madrasah, hingga pesantren akan dibuka. ”Kami tetap mengacu pada instruksi pemerintah,” kata Pimpinan Ponpes Abu Hurairah Mataram TGH Fakhruddin Abdurrahman, pada Lombok Post kemarin (17/6/2020).

 

Berbicara kesiapan pembukaan kembali pondok, ditegaskan pihaknya sudah sangat siap. Mereka mulai mengatur dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Mulai dari infrastruktur, hingga sistem pembelajaran, yang bisa diterapkan pada masa kenormalan baru tersebut.

 

”Kami melihat mana materi yang sesuai kurikulum, pola di dalam asrama kita atur dan masih banyak lagi,” jelasnya.

 

Dia mengatakan belajar dari rumah (BDR) banyak sisi negatifnya. Menurut laporan orang tua atau wali, ada pergeseran akhlak santri. Misalnya yang paling menonjol keterikatan anak-anak dengan gawai (gadget). ”Ini akan menjadi pekerjaan berat bagi kami, bagaimana mengubah kebiasaan itu,” tegas Fakhruddin.

 

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa gegabah membuka pondok. Dari survei internal yang dilakukan kepala sekolah di lingkungan Ponpes Abu Hurairah, 60 persen orang tua menolak dilakukan pembelajaran tatap langsung. ”Ini tetap menjadi bahan pertimbangan kami, karena mereka juga pihak yang tidak bisa diabaikan dalam situasi ini,” terang dia.

 

Karenanya, untuk mengantisipasi  lamanya kegiatan belajar dari rumah, dia telah menyiapkan strategi. Diantaranya, sekarang sedang berlangsung pelatihan guru yang dilakukan secara daring, terkait dengan metode dan materi pelajaran.

 

”Guru-guru sedang dilatih, bagaimana bikin video pelajaran yang bagus, berapa durasinya, pemilahan materinya seperi apa, sampai tahap upload,” jelasnya.

 

Tak kalah penting, Ponpes Abu Hurairah memperbarui situs resmi, termasuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sistematis, terhadap cara penilaian guru terhadap hasil kerja para santri. ”Apakah santri menonton video itu, kalau sebaliknya bagaimana berikan penilaian, ya hal-hal semacam ini yang kita siapkan sekarang, kalau daring masih berlanjut,” tandasnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Investasi Triwulan II di NTB Turun, Sektor Pertambangan Tertinggi

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menyampaikan data realisasi investasi sementara periode triwulan II tahun 2020 hanya mencapai Rp 788 miliar. Jumlah ini menurun dari triwulan sebelumnya Rp 2,1 triliun.

Mencuri Buat Modal Judi, Moyes Diciduk Polisi

Baru enam bulan keluar  dari penjara MR alias Moyes kembali beraksi. ”Pelaku ini mencuri handphone di kawasan Jalan Transmigrasi, Pejanggik, Mataram,” kata Kapolsek Mataram AKP Rafles Girsang, kemarin (9/7).

Kantor Bawaslu dan Gedung Wanita NTB Digugat Warga

Sengketa lahan Gedung Wanita dan Kantor Bawaslu NTB masih bergulir di persidangan. Untuk memperkuat bukti, Kejati NTB selaku jaksa pengacara negara bakal menghadirkan saksi kunci. ”Kita akan hadirkan pihak dari PT PN (Perkebunan Nusantara) X Surabaya,” kata Kasi Perdata Bidang Datun Kejati NTB Mansyur, kemarin (9/7).

Efek Positif Korona, Literasi Digital Meningkat

Selama penerapan belajar dari rumah (BDR) yang disebabkan Pandemi Covid-19, kegiatan literasi anak-anak berkurang. ”Karena aktivitas kunjungan ke perpustakaan sekarang ini, sangat dibatasi ya,” kata Kepala Kantor Bahasa NTB Ummu Kulsum, pada Lombok Post, Kamis (9/7/2020).

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks