Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Maksimalkan Belajar Daring, Ponpes Abu Hurairah Persiapkan Diri

B
Penulis: Baiq Farida❯
MINIM AKTIVITAS: Suasana di depan SD IT Ponpes Abu Hurairah, kemarin (17/6/2020). Tampak sangat sepi aktivitas, karena semua santri sudah dipulangkan sejak merebaknya pandemi, tiga bulan lalu.
MINIM AKTIVITAS: Suasana di depan SD IT Ponpes Abu Hurairah, kemarin (17/6/2020). Tampak sangat sepi aktivitas, karena semua santri sudah dipulangkan sejak merebaknya pandemi, tiga bulan lalu.
MATARAM-Dengan status zona merah, belum ada kepastian kapan sekolah, madrasah, hingga pesantren akan dibuka. ”Kami tetap mengacu pada instruksi pemerintah,” kata Pimpinan Ponpes Abu Hurairah Mataram TGH Fakhruddin Abdurrahman, pada Lombok Post kemarin (17/6/2020).

 

Berbicara kesiapan pembukaan kembali pondok, ditegaskan pihaknya sudah sangat siap. Mereka mulai mengatur dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Mulai dari infrastruktur, hingga sistem pembelajaran, yang bisa diterapkan pada masa kenormalan baru tersebut.

 

”Kami melihat mana materi yang sesuai kurikulum, pola di dalam asrama kita atur dan masih banyak lagi,” jelasnya.

 

Dia mengatakan belajar dari rumah (BDR) banyak sisi negatifnya. Menurut laporan orang tua atau wali, ada pergeseran akhlak santri. Misalnya yang paling menonjol keterikatan anak-anak dengan gawai (gadget). ”Ini akan menjadi pekerjaan berat bagi kami, bagaimana mengubah kebiasaan itu,” tegas Fakhruddin.

 

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa gegabah membuka pondok. Dari survei internal yang dilakukan kepala sekolah di lingkungan Ponpes Abu Hurairah, 60 persen orang tua menolak dilakukan pembelajaran tatap langsung. ”Ini tetap menjadi bahan pertimbangan kami, karena mereka juga pihak yang tidak bisa diabaikan dalam situasi ini,” terang dia.

 

Karenanya, untuk mengantisipasi  lamanya kegiatan belajar dari rumah, dia telah menyiapkan strategi. Diantaranya, sekarang sedang berlangsung pelatihan guru yang dilakukan secara daring, terkait dengan metode dan materi pelajaran.

 

”Guru-guru sedang dilatih, bagaimana bikin video pelajaran yang bagus, berapa durasinya, pemilahan materinya seperi apa, sampai tahap upload,” jelasnya.

 

Tak kalah penting, Ponpes Abu Hurairah memperbarui situs resmi, termasuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sistematis, terhadap cara penilaian guru terhadap hasil kerja para santri. ”Apakah santri menonton video itu, kalau sebaliknya bagaimana berikan penilaian, ya hal-hal semacam ini yang kita siapkan sekarang, kalau daring masih berlanjut,” tandasnya. (yun/r9)

 

 

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rehabilitasi SMAN 4 Mataram, Enam Kelas Ditutup, Siswa Jalani Belajar Daring

Rehabilitasi SMAN 4 Mataram, Enam Kelas Ditutup, Siswa Jalani Belajar Daring

Rehabilitasi SMAN 4 Mataram membuat enam kelas ditutup. Sekolah terapkan belajar daring dan siapkan double shift demi siswa.

Eksepsi Terdakwa Korupsi Pengadaan Masker Ditolak

Eksepsi Terdakwa Korupsi Pengadaan Masker Ditolak

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Mataram membacakan putusan sela perkara korupsi pengadaan masker Covid-19 Tahun 2020. Eksepsi terdakwa dito

Mengintip "Hidden Gem" di Pesisir Sekotong Barat, Menepi ke Beach Camp Lombok, Sulap Lahan Kosong Jadi Surga Glamping

Mengintip "Hidden Gem" di Pesisir Sekotong Barat, Menepi ke Beach Camp Lombok, Sulap Lahan Kosong Jadi Surga Glamping

Berawal dari ide spontan saat pandemi di atas lahan pribadi, Beach Camp Lombok kini sukses memikat wisatawan lokal hingga mancanegara

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer