alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

PPDB di Mataram, Banyak Orang Tua Pilih Langsung ke Sekolah

MATARAM-Pelaksanaan PPDB Tahun Pelajaran 2020/2021, baik jenjang SD dan SMP di Mataram telah dimulai. Banyak orang tua lebih memilih datang ke sekolah yang dituju. ”Agak susah kalau di rumah,” kata Puspawati, salah satu orang tua pada Lombok Post, kemarin (17/6/2020).

 

Saat ini, Disdik Kota Mataram baru membuka pendaftaran untuk tiga jalur. Jalur prestasi dan afirmasi 16-19 Juni, sedangkan perpindahan orang tua atau wali siswa pada 16-27 Juni. Saat ditemui, dirinya memilih mendaftarkan anaknya di SMPN 7 Mataram melalui jalur prestasi. ”Saya sudah siapkan berkas yang di-scan dan fisiknya,” ujar warga Lingkungan Gebang Timur ini.

 

Daftar online dari rumah dikatakan memiliki banyak kendala. Pada hari pertama, Puspawati sudah mencoba melakukan input, namun terkendala jaringan internet. ”Entah kenapa lelet sekali, apa mungkin banyak yang akses server kali ya,” ujarnya penuh tanya.

 

Dengan kondisi itu, ia tentu saja tidak bisa berdiam diri dan menunggu, sementara jadwal pendaftaran PPDB punya tenggat waktu. Baginya, dengan mendaftar langsung ke sekolah yang dituju, ada kelegaan tersendiri. Walaupun memang kondisi server banyak yang akses, setidaknya ada petugas untuk membantu menginput data. ”Kalau ada kendala, pasti sekolah sigap cari solusi, jadi nggak akan dibiarkan lama-lama gangguan,” tandasnya.

 

Tri Darmawati, orang tua lainnya juga memilih untuk datang langsung ke sekolah. Alasannya, ia masih gagap teknologi (gaptek). ”Daripada bingung sendiri, lebih baik saya ke sekolah langsung,” kata dia.

 

Meski agak was-was karena PPDB berlangsung saat pandemik, dirinya sudah bersiap dari rumah. Selain berkas, dia juga membawa masker dan hand sanitizer.

 

”Saya juga datang agak siang dikit, kan penutupan pendaftaran jam 12.00 WITA ya, datang sekitaran jam 11.00 supaya menghindari kerumunan,” jelasnya.

 

Kepala SMPN 7 Mataram H Muhamad Sibawaih menjelaskan, untuk mengantisipasi kepadatan, telah disiapkan 22 petugas. Tahun ini pihaknya kebagian 11 rombel dengan zonasi menyasar 21 lingkungan dan empat kelurahan. ”Apalagi ketiga jalur ini kan, bisa dari dalam dan luar zona, jadi orang tua banyak yang datang,” tegasnya.

 

Informasi, PPDB tahun ini menggunakan empat jalur, dengan sistem daring. Pembagiannya dari jalur zonasi dengan kuota 50 persen dari daya tampung sekolah, afirmasi 15 persen, perpindahan tugas orang tua lima persen dan sisanya 30 persen melalui jalur prestasi.

 

Disdik Kota Mataram telah berkoordinasi dan sosialisasi dengan 50 lurah dan enam camat di Kota Mataram. Untuk keperluan PPDB, masyarakat bisa mengakses jaringan internet dari kantor kelurahan dan kecamatan. Di sana disediakan petugas yang siap membantu. Bertugas memandu pendaftaran agar tidak semua orang tua datang ke sekolah. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks