alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Pembukaan Madrasah di NTB Tergantung Kebijakan Pemda

MATARAM-Madrasah yang berada dalam naungan kemenag juga belum menerapkan KBM tatap muka.

”Madrasah terus melakukan berbagai persiapan,” kata Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenag NTB H Zamroni Aziz.

Pada koran ini dikatakan, pihaknya tetap memantau kesiapan madrasah menggelar pembelajaran tatap muka. Awal September nanti dijadwalkan sebagai tanda dimulainya adaptasi kebiasaan baru.

Madrasah wajib mengisi daftar kesiapan proses belajar mengajar. ”Harus sesuai dengan rambu-rambu yang sudah dirilis sebelumnya. Seperti menyiapkan segala sarana dan prasarana pencegahan Covid-19,” tegas dia.

Jika ada madrasah yang memenuhi persyaratan, tetap tidak langsung diterapkan begitu saja. “Tidak semudah itu,” ujarnya.

Kanwil Kemenag NTB tetap merujuk pada keputusan revisi SKB empat menteri. Yakni tentang Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran Masa Pandemi, bahwa penerapannya harus mengacu pada izin masing-masing pemda.

”Kita ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pemda, kalau kemenag mengatakan iya tetapi kalau pemda tidak, atau sebaliknya, maka madrasah harus mengikuti apapun kebijakan daerah,” jelasnya.

Dia mengerti, yang sangat memahami kondisi dan situasi langsung di lapangan adalah pemda. Dengan segala pertimbangan, pemda memiliki kemampuan lebih untuk menganalisa kondisi.

”Pasti pemda yang bertanggung jawab, dengan segala konsekuensinya, mereka pasti sudah mengkaji semuanya,” tandas Zamroni.

Pengawas Madrasah dan Raudhatul Athfal (RA) wilayah Kota Mataram Saniatun Fatiani menjelaskan, pihaknya sudah membentuk tim untuk melakukan verifikasi. Sejak Juli, pengawas sudah menyebar instrumen penilaian kesiapan pembukaan madrasah tersebut.

”Instrumen ini dipelajari dulu, baru kami sosialisasi,” tegasnya.

Setelah sosialisasi, kepala satuan pendidikan menyiapkan segala hal yang terdapat dalam daftar kesiapan tersebut. Saniatun menyebut, untuk kegiatan verifikasi, tahap awal sudah dimulai sejak awal Agustus. Tahap kedua dilakukan jelang penerapan adaptasi kebiasaan baru, pertengahan September.

”Semua hasilnya akan kami serahkan ke satgas Covid-19 daerah, sebagai bahan rekomendasi, terkait keputusan akhir dikembalikan ke pemda,” pungkasnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks