alexametrics
Senin, 26 Oktober 2020
Senin, 26 Oktober 2020

Catat! Semua TK, SD, SMP di Mataram Belum Boleh Buka

MATARAM–Mataram masih menyandang status zona oranye untuk penyebaran virus Korona. Namun ditengarai aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah sudah dilakukan. ”Semua lembaga pendidikan di bawah Disdik Kota Mataram, belum diperbolehkan menggelar KBM tatap muka,” tegas Pengawas Sekolah Kota Mataram Abdul Kadir, Kamia (17/9/2020).

Ia meminta, semua sekolah, mulai dari TK, SD, hingga SMP patuh dan tunduk pada aturan yang berlaku. ”Ketika satgas Kota Mataram belum mengizinkan maka itu mengikat semua pihak, baik itu sekolah negeri dan swasta,” tegasnya.

Dia meminta Disdik Kota Mataram tak abai melakukan pengawasan. Begitu ada kabar satu dua sekolah buka diam-diam, harus langsung diperiksa. ”Boleh dengan sidak (inspeksi mendadak,Red), memastikan apa yang sebenarnya terjadi,” ujar wakil ketua PGRI NTB ini.

Jika ada temuan, harus didalami alasannya. ”Kenapa buka sekolah, padahal status zona kita belum memperbolehkan,” terangnya.

Termasuk yang harus ditelusuri, bagaimana penerapan standar kesehatan. Mekanisme pembelajaran, hingga ketersediaan infrastruktur pendukung pencegahan Covid-19.

”Bagaimana menghalau kerumunan di sekolah, jaga jarak dan lainnya,” kata pria bergelar doktor ini.

Jika ada yang beralasan BDR daring tidak efektif, atau keterbatasan kuota dan fasilitas internet, tetap harus ada tindak lanjut. Disdik Kota Mataram harus mewajibkan kepala sekolah membuat surat pernyataan. ”Tentang pertanggungjawaban mutlak kepada pemerintah,” tegasnya.

Artinya pemerintah mendapatkan jaminan keselamatan dan kesehatan siswa, guru, dan seluruh civitas akademik di sekolah.

”Surat itu menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab penuh, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandas Kadir.

Ketua PGRI NTB Yusuf menegaskan, semua sekolah dalam naungan Disdik Kota Mataram tidak diperbolehkan mengambil keputusan sendiri. ”Walaupun sudah mendapat izin dari orang tua,” ujarnya.

Karena satuan pendidikan harus dan tetap berkoordinasi dengan pemegang otoritas. ”Saya ingatkan, yang diperbolehkan adalah sekolah yang berada di zona hijau dan kuning, oranye dan merah dilarang,” tegas dia. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Nyoman: Gonta Ganti Kendaraan Tidak Masalah, yang Penting Rasanya

“Baru di motor Forza 250 CC ini saya rasakan sama sekali tidak ada getarannya ketika sudah kita berkendara dan sangat cocok dengan kondisi kesehatan saya yang memiliki penyakit jantung. Sebelumnya pernah saya memakai sepeda motor  jenis lain namun karna ada getarannya sangat terasa membuat saya tidak nyaman,” aku Nyoman.

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks