alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

SDN 23 Wakili Mataram dalam Ajang Innovative Government Award 2020

MATARAM-Tenaga pengajar SDN 23 Mataram memenangkan dua kategori dalam Lomba Inovasi Daerah Kota Mataram.

”Alhamdulillah, saya sendiri mendapat juara dua dan pak Khaerudin, guru kelas VI raih juara lima,” kata Kepala SDN 23 Mataram Asmawati Azis, kemarin (18/8).

Inovasi yang digagas Asmawati disebut Program Sambut Pagi Bersama Polisi Siswa Legiun Karsun. Inovasi Khaerudin disebut Rumbel Karsi Karsun (Rumah Belajar dan Kartu Sikap Karang Sukun dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Pendidikan 4.0).

”Prosesnya, dari 65 instansi yang lolos seleksi, kemudian inovasinya masuk 15 besar, mengerucut ke 10 besar dan kami masuk lima besar itu,” jelasnya.
Dengannya mereka berhak mewakili Kota Mataram dalam ajang  Innovative Government Award (IGA) 2020 dari Kemendagri. Apa yang digagas SDN 23 Mataram bisa dikatakan inovasi tanpa aplikasi.

Karena mendidik SDM pada satuan pendidikan tingkat dasar, penanaman dan pembentukkan karakter, adalah hal yang sangat penting. ”Kita punya tanggung jawab, untuk membentuk karakter anak-anak itu sejak dini,” tegasnya.

Dijelaskan Program Sambut Pagi Bersama Polisi Siswa Legiun Karsun tersebut berangkat dari keresehannya. Yakni tentang kegiatan pagi murid SD yang terkesan biasa saja dan cenderung monoton.

”Mulai dari Senin ada upacara, Selasa ada Senam sampai Sabtu, kegiatannya begitu-begitu aja,” kata dia.
Dirinya berpikir, bagaimana kegiatan pagi murid bisa menarik sekaligus menyenangkan. Apalagi jiwa seorang anak, masih senang bermain yang disi beragam aktivitas. Jadi inovasi diawali program sarapan sehat, dikembangkan ke apotek hidup, aubade plus, dan terakhir program polisi siswa.
”Semua program yang kami hadirkan, pada dasarnya semua berasal dari siswa, untuk siswa, dan kembali kepada siswa,” tandasnya.

Guru kelas VI SDN 23 Mataram Khaerudin menghadirkan inovasi Rumbel Karsi Karsun. Menariknya, kegiatan ini dilengkapi kartu sikap. Hal ini untuk mengontrol penggunaan gawai yang berlebihan.
”Ini sudah kami diskusikan dan sepakati bersama orang tua, kami beri pemahaman, apa mau selamanya anak-anak kecanduan main HP,” jelas pria kelahiran 1994 ini.

Dalam laporan yang diterima, kebanyakan anak-anak menggunakan gawai untuk game online. Maka fungsi kartu sikap adalah mengontrol. Ternyata sejalan dengan kurikulum 2013, masuk penilaian pribadi peserta didik.

”Selama penerapannya, ternyata ini sangat berpengaruh dalam perubahan karakter anak, tadinya kecanduan sekarang mengurangi, dan guru juga terus analisa dan evaluasi,” jelasnya.

Karena keberhasilan tersebut, inovasinya diapresiasi Balitbang Kota Mataram. Maka, untuk persiapan Lomba Inovasi Daerah Tingkat Nasional, pihaknya terus melakukan perbaikan.

”Deadline pendaftaran lomba di IGA 2020 tanggal 20 September, maka sebulan ini kami punya kesempatan persiapan, apa yang kurang disempurnakan,” pungkasnya. (yun/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Izin Tinggal Habis, WNA di NTB Siap-siap Kena Denda

Masa perpanjangan izin tinggal keadaan terpaksa berakhir Minggu (20/9) besok. Artinya, bagi warga negara asing (WNA) yang belum memperpanjang bakal dikenakan denda. ”Kalau tidak diperpanjang hingga batas waktu yang ditentukan maka dianggap overstay dan bakal dikenakan denda,” kata Kepala Imigrasi Kelas IA TPI Mataram Syahrifullah, kemarin (18/9).

Kasus Ikan Teri JPS Gemilang, Kejati Koordinasi dengan Inspektorat

Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB belum melangkah lebih jauh mengusut pengadaan ikan teri paket JPS Gemilang tahap II. ”Kita koordinasikan dulu dengan Inspektorat,” kata Asintel Kejati NTB Munif di ruangannya, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks