alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Unram Panen Perdana Ayam Potong di Laboratorium Mahasiswa

MATARAM–Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof H Lalu Husni secara resmi panen perdana ayam potong (ayam broiler) di laboratorium mahasiswa  Berlokasi di Dusun Teojong-ojong, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (18/10/2020).

“Kedepan juga akan kita kembangkan penggemukan sapi,” ungkapnya.

Prof Husni mengatakan, Unram terus berupaya mengoptimalkan aset-aset yang dimiliki agar bisa memberikan nilai tambah secara ekonomi. Efeknya  dapat mendongkrak Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Unram non UKT karena laboratorium (lab) tersebut dibawah pengelolaan Badan Pengelola Usaha (BPU) Unram.

Menurut Husni, prospek di bidang pertanian dan peternakan sangat menjanjikan. Unram memiliki para ahli di bidang tersebut.

“Perikanan juga (miliki ahli), terlebih lahan Unram di Lingsar juga sangat progressif jika dijadikan sebagai tempat budidaya ikan,” sambungnya.

Rektor Unram ke-9 itu pun mendorong BPU untuk terus mengembangkan unit-unit usaha potensial yang dimiliki Unram. Pimpinan yang ada di Unram juga diminta agar melakukan berbagai terobosan untuk berkreasi menghasilkan berbagai produk riset.

“Sehingga tidak hanya menghasilkan nilai tambah bagi para peneliti, namun juga bagi program studi (prodi),’’ ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPU Unram Prof Muhammad Ichsan mengatakan, laboratorium mahasiswa tersebut merupakan tempat praktik kerja peternakan. Fasilitas ini menjadi salah satu dari sekian banyak unit yang ada di Unram.

Selain menjalankan fungsi bisnis, lab juga berguna melaksanakan program Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa dengan prodi terkait.

“Ini juga menjadi laboratorium terapan untuk mendukung program merdeka belajar dan kampus merdeka itu,” tuturnya.

Guru Besar Ilmu Produksi Ternak Unggas yang akan purna tugas pada Desember 2020 mendatang itu berharap, laboratorium tersebut bisa menjadi pelecut Unram untuk terus berkreasi. Sehingga terus inovatif dan solutif menghadapi kebutuhan masyarakat dan menjawab tantangan zaman.

“Semoga ini bisa menjadi trigger (pemacu) untuk menggerakkan bidang-bidang yang lain sesuai dengan prodi yang ada,” harapnya.

Hadir pula dalam acara tersebut, Usman selaku sekretaris Desa Selebung. Dia berterima kasih kepada Unram karena telah menjadi promotor di bidang peternakan.

Usman yang merupakan peternak ayam potong berkesempatan memberikan tips cara merawat hewan unggas ini. Keberadaan laboratorium ayam potong Unram di daerahnya diharapkan bisa membuat sinergitas Unram dan masyarakat terbangun dan saling menguntungkan satu sama lain.

“Seperti simbiosis mutualisme, saya berharap Unram dan masyarakat bisa bersinergi dan saling memberi kebermanfaatan satu sama lain,” katanya.

Direktur Produksi BPU Unram Tapaul Rozi mengaku ternak ayam potong di laboratorium Unram itu telah dimulai sejak 18 September lalu dengan jumlah 9.600 ekor. Diternakkan selama tiga puluh hari, dengan berat saat panen mencapai 1,7 kilogram.

Dia menjelaskan, peternakan ayam potong milik Unram memiliki keunggulan dibanding peternakan ayam potong yang lazim di masyarakat. Peternakan ayam potong Unram menggunakan kipas dinding (wall fan) untuk mengatur sirkulasi udara di dalam kandang, sehingga tetap segar.

“Jadi respons ayam bagus, karena ayam menyukai suhu yang rendah atau sejuk begitu, sehingga pertumbuhannya bagus,” urainya.

Menurutnya, ayam hasil ternak ini  telah memenuhi standar Cobb untuk pertumbuhannya.  Sehingga layak untuk dipanen dalam umur 30 hari. Padahal umur seperti itu di masyarakat bobotnya masih 1,5 atau 1,4 kilogram.

“Sehingga dengan bobot seperti itu dan umur panen yang relatif cepat, akan membuat masyarakat menjadi tertarik,” serunya.

Dia mengungkapkan, keberadaan laboratorium Unram di kawasan itu juga dimaksudkan untuk menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat yang beternak ayam potong. Sehingga dengan sentuhan teknologi yang minim biaya, bisa mempercepat usia panen dengan bobot yang melampaui standar layak panen.

”Jadi dengan berat badan yang tinggi, umur yang pendek, bisa menciptakan efisiensi dalam beternak ayam. Sehingga jika efisiensi sudah masuk, maka keuntungan juga otomatis akan besar,” katanya.

Perwakilan PT Mitra Sinar Jaya (MSJ) Muhammad Syarif Hidayatullah menerangkan, kedepan perusahaan akan semakin meningkatkan jumlah populasi dan ingin mengubah metode peternakan yang open house (kendang terbuka) menjadi close house (kandang tertutup) atau semi close house (kendang setengah tertutup).

Technical support perusahaan mitra Unram itu juga mengharapkan para peniliti terus melakukan tugasnya sehingga menemukan metode mutakhir yang bahkan lebih murah dari metode budidaya dengan close house.

“Apalagi peluang ayam broiler ini sangat besar sekali dan permintaan setiap tahunnya juga terus meningkat,” tukasnya. (nur/*/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks