alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Daring Tak Maksimal, Dikbud NTB Atur Pola Praktik SMK

MATARAM-Sejak merebaknya pandemi, siswa SMK hanya mengerjakan praktikum dari rumah. Pada kondisi tertentu pembelajaran daring tidak bisa maksimal diterapkan di SMK. Pendidikan vokasi memiliki pola dan strategi berbeda dibanding SMA.

”Kondisinya memang seperti itu,” kata Kepala Bidang Pembinaan SMK H Muhammad Yahya.

Dinas Dikbud NTB mempertimbangkan untuk menghadirkan siswa SMK melakukan praktik di ruang bengkel sekolah.

”Karena tidak semua praktik itu bisa menggunakan daring. Misalnya untuk menyambung kabel, bekerja di bengkel tidak bisa daring,” kata dia.

Rencananya, Dinas Dikbud NTB akan mencoba melakukan simulasi. Pihaknya hendak menemukan metode atau mekanisme yang paling tepat untuk adaptasi kebiasaan baru. ”Kita simulasikan sehingga kami bisa menemukan metodenya,” terang Yahya.

Kendati demikian, tidak semua SMK melakukannya. Kegiatan ini bersifat piloting dan untuk kompetensi keahlian tertentu.

Dinas Dikbud NTB akan berusaha semaksimal mungkin, agar siswa bisa praktik di bengkel sekolah. Acuannya tetap menerapkan protokol kesehatan.

”Anak-anak kita yang tata busana misalnya, kan tinggal diatur jarak saja. menjahit juga tidak berkerumun, kalau sudah diatur kita harapkan sekolah, disiplin implementasinya,” tandas Yahya.

Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMK H Umar mengatakan, akan tetap melaksanakan pola shift atau blok. ”Kami tetap patuhi aturan,” tegasnya.

Terpisah, Wakasek Bidang Kurikulum SMKN 5 Mataram Dedi Ermansyah mengatakan, metode pembelajaran jarak jauh melalui daring memang tak maksimal. Diingatkan, sekolah kejuruan yang sebagian besar waktu belajarnya dihabiskan dengan praktik. Termasuk dengan menghasilkan produk, serta bersentuhan langsung dengan alat. Namun karena pandemi, sampai sekarang pihaknya belum bisa melaksanakan semua itu.

”Kendala kami di situ, tidak semua jurusan bisa maksimal menerapkan praktikum, semoga ada pola terbaik nantinya,” tandas dia. (yun/r9)

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks