alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Wakili NTB di LKS Nasional, SMKN 3 Mataram Target Lima Besar

MATARAM-Lomba Kompetensi Siswa (LKS) XXVIII Nasional, bagi SMK sedang berlangsung. Ajang bergengsi ini dimulai 18-24 Oktober 2020.

”Kami mengikutkan lima siswa, mencakup empat mata lomba,” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, pada Lombok Post, Rabu (21/10/2020).

Empat mata lomba LKS yang diikuti, meliputi, teknologi automobil oleh Made Suputra Astina. Ada juga teknik pemasangan tegel keramik dinding dan lantai oleh Alimudin, robotika oleh Ruslan Jayadi dan Aldi Pra Febrian. Terakhir teknik perawatan dan perbaikan sepeda motor oleh Nurholis Majid.

Pandemi Covid-19 membuat kegiatan tahunan ini digelar secara daring. Pola ini memunculkan tantangan tersendiri. ”Yang kami antisipasi adalah mati lampu, tetapi sudah kami antisipasi, selain berkoordinasi dengan PLN, sekaligus kami juga menyediakan jenset sendiri,” terangnya.

Untuk LKS tingkat nasional kali ini, Ruju menargetkan empat mata lomba yang dikuti, masuk lima besar nasional. Berbagai persiapan sudah dilakukan. Selain TC di dunia industri, juga mendapat bimbingan dari guru di sekolah. ”Ada pembimbingan secara teknis sesuai kompetensi keahliannya,” kata Ruju.

Seperti bekerja sama dengan PT salah satu pabrikan untuk lomba teknologi automobil. ”Karena dari pusat memutuskan harus menggunakan mobil merek itu,” jelas dia.

Guru pembimbing mata lomba teknik pemasangan tegel keramik dinding dan lantai Sa’i mengatakan ada kesulitan tersendiri karena pandemi.

”Biasanya kalau langsung, panitia yang menyiapkan segala sesuatunya, kita tinggal lomba saja dengan alat yang kami bawa dari daerah masing-masing,” terang dia.

Kendati demikian, apapun pola yang diterapkan, tidak menyulutkan semangat kompetisi peserta. ”Saya pesan kepada mereka, mau kita lomba daring, atau langsung, mental dan semangat kita adalah meraih juara,” ujar guru  mata pelajaran bisnis konstruksi dan properti SMKN 3 Mataram ini. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks