Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Unram Mengabdi 2022, Berdayakan Masyarakat Senaru

MATARAMUniversitas Mataram menggelar Unram Mengabdi 2022 di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), (18-20/11).

Kegiatan tahunan yang berjalan di setiap akhir tahun ini, diselenggarakan untuk mendiseminasikan hasil penelitian dosen. Dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara terpadu lintas fakultas. ”Kegiatan ini dipusatkan di KDTH (kawasan hutan dengan tujuan khusus, Red) Senaru, yang dikenal dengan sebutan Hutan Pendidikan Unram,” terang Indriyatno, ketua Panitia Unram Mengabdi, kemarin (21/11).

Pemilihan lokasi Desa Senaru, untuk mendayagunakan potensi. Juga mendekatkan KDTH Senaru dengan masyarakat desa, selaku komunitas terdekat.

Kawasan ini sebelumnya merupakan kawasan hutan yang rusak akibat eksploitasi oleh  perusahaan pemegang konsesi hutan tanaman industri. Sejak 1996/1997 dinas kehutanan bekerja sama dengan Unram terus melakukan reboisasi. Pada 2004 izin pengelolaan KDTH diberikan Departemen Kehutanan kepada Unram. ”Pemilihan lokasi di KDTH Senaru ini juga untuk mengenang jasa almarhum Doktor Parman, yang saat itu menjadi dekan Fakultas Pertanian Unram, yang menjadikan areal tersebut menjadi pusat pengembangan gaharu berbasiskan pengelolaan bersama masyarakat,” ungkap dosen Jurusan Kehutanan Unram ini.

Unram Mengabdi 2022 diikuti 75 orang dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Semuanya dalam koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unram.

Baca Juga :  Kontribusi Unram dari Masa Ke Masa Untuk Pembangunan Bangsa

Selama tiga hari, peserta memberikan penyuluhan dan pelatihan, penanaman pohon. Termasuk pembuatan trek bersepeda di kawasan anjungan kebun kopi milik Unram. ”Semuanya diawali dengan acara pembukaan berupa apel bersama,” jelas dia.

Dilanjutkan penanaman pohon gaharu, durian, dan kakao. ”Selama hari Sabtu sampai Minggu pagi (20/11), dilakukan penyuluhan dan pelatihan pengembangan pangan lokal yakni uwi dan gembili,” tegasnya.

Kemudian, budi daya tanaman perkebunan kopi dan cokelat. Untuk peternakan ada pakan dan reproduksi, identifikasi tanaman obat seperti kayu putih. Selain kegiatan yang berbasis pertanian dan peternakan, dilakukan juga pemetaaan potensi wisata dan pemetaan jalur bersepeda.

Desa Senaru juga memiliki perkampungan adat yang masih terpelihara dan menjadi salah satu tujuan wisata budaya. ”Tim Unram Mengabdi memberikan pelatihan tentang bangunan tahan gempa dan teknologi pengawetan bambu,” jelas Indriyatno.

Masyarakat Desa Senaru menyambut dengan antusias kegiatan Unram Mengabdi 2022. Ia bercerita, meski diguyur hujan lebat, kegiatan tetap dihadiri masyarakat.

Bahkan diselenggarakan acara Gelar Budaya dan Ramah Tamah bersama masyarakat di Kantor Desa Senaru. ”Itu digelar di malam Minggu, mereka membawakan pertunjukan drama Cupak Gurantang oleh sekaha seni setempat,” kata dia.

Baca Juga :  65 Pejabat Struktural Unram Alih Jabatan Ke Fungsional

Kepala Desa Senaru Raden Akria Buana menyambut baik kegiatan Unram Mengabdi 2022. ”Peran dari akademisi dan mahasiswa Unram sangat penting untuk pengembangan Desa Senaru yang tahun lalu mendapatkan Anugerah Desa Wisata Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” jelasnya.

Di kesempatan itu, Pemerintah Kecamatan Bayan memaparkan kekayaan alam dan budaya yang belum banyak didayagunakan. Peran dari perguruan tinggi sangat dibutuhkan.

Prof Muliartha Aryana, sekretaris LPPM Unram mengatakan, Senaru memiliki potensi alam dan budaya yang tinggi. Seperti Air Terjun Sindang Gile dan Tiu Kelep, jalur pendakian ke Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak, potensi pertanian dan perkebunan, serta rumah adat dan budaya. ”Potensi alam dan budaya ini harus juga dilengkapi dengan mengembangkan olahan pangan untuk oleh-oleh, pembuatan kerajinan untuk cenderamata, dan penguatan kelembagaan kelompok masyarakat sadar wisata,” ujarnya.

Kedepannya, Unram akan membantu pengembangan itu dengan menempatkan mahasiswa KKN. Juga dalam bentuk proyek di desa, serta melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat oleh dosen. ”Intinya adalah kita ingin menjadikan Desa Senaru sebagai desa preneur selain desa wisata yang berkelanjutan,” pungkas Muliartha. (yun/r9/*)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks