alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Daftar Sekolah, Ini Solusi Bagi Calon Siswa yang Kelebihan Usia

MATARAM-Kriteria usia dalam PPDB membuat orang tua was-was. ”Untuk yang ini, tetap kami antisipasi,” kata Kepala SMPN 9 Mataram Imam Purwanto, pada Lombok Post kemarin (22/6/2020).

 

Sampai saat ini, pihaknya memang belum mendapatkan calon siswa yang terkendala usia. Tahun lalu, ada seorang calon siswa berusia 17 tahun yang mendaftar melalui jalur afirmasi. ”Ini lebih dua tahun dari usia (maksimal,Red) yang tertera di juknis,” jelasnya.

 

Pada pendaftaran PPDB daring, tentu data anak tersebut tidak bisa masuk. Namun, sekolah tidak bisa lepas tangan. Karena merujuk pada aturan pendidikan wajib selama 12 tahun, sekolah harus mengakomidirnya sambil melaporkan ke Disdik Kota Mataram. Apabila kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah berlangsung, data siswa tersebut dimasukkan ke sistem dapodik.

 

”Sekolah akan akomodir dengan cara yang sama seperti tahun lalu,” tandas Imam.

 

Ketua Panitia PPDB 2020 Disdik Kota Mataram M Taufik mengatakan, kasus kelebihan usia, biasanya paling sering ditemukan pada PPDB SMP. Tahun ini, juknis telah menetapkan, calon siswa harus memiliki usia paling tinggi 15 tahun pada tanggal 1 Juli 2020. ”Ini kami ikuti aturan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019, mengenai penyelenggaraan PPDB,” ujarnya.

 

Jika pada pelaksanaan PPDB, sekolah menemukan kasus tersebut, petugas panitia PPDB bisa mencatat data diri calon siswa tersebut. Barulah, pihak sekolah memastikan ke operator sekolah, apakah data calon siswa bisa diinput dalam dapodik. Kemudian jangan lupa dilaporkan ke Disdik Kota Mataram. ”Kalau bisa masuk ya ambil saja, tetapi didaftarkan di sekolah secara offline,” tegasnya. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks