alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Ijazah SMK Segera Didistribusikan, Dikbud NTB Masih Terkendala Anggaran

MATARAM-Dinas Dikbud NTB memprediksi, dalam waktu dekat ijazah SMK segera diterima. ”Akan datang dalam pekan ini,” kata  Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikbud NTB H Umar, pada Lombok Post kemarin (22/6/2020).

 

Ijazah SMA yang sudah didistribusi terlebih dulu. Akibat proses tender yang baru dilakukan pada awal bulan ini, ijazah SMK terlambat. ”Kami terima laporan kemarin seperti itu,” terangnya.

 

Mantan kepala SMKN 3 Mataram ini mengatakan, 21 ribu ijazah akan disalurkan ke daerah. Total siswa SMK di NTB yang lulus tahun ini 20 ribu siswa. ”Kami tetap siapkan cadangan,” tegas dia.

 

Sejak tahun lalu, ijazah memuat nama lengkap, nomor induk siswa, nomor peserta ujian, dan nomor seri ijazah. ”Sekolah tidak lagi seenak-enaknya menulis atau mengisi, penentuannya dari kami,” kata dia.

 

Dinas menghindari penyalahgunaan ijazah. ”Siswa yang sudah mendapatkan ijazah itu, sudah sesuai dengan data valid tadi,” terang Umar.

 

Meski begitu, ada satu hal yang membebani pemikirannya. Terkait mekanisme distribusi ijazah ke sekolah-sekolah melalui KCD. Semenjak semua rangkaian kegiatan Ujian Nasional (UN) dibatalkan akibat pandemi, otomatis semua anggaran tentang itu ditarik. ”Semua dana yang berkaitan dengan itu, disetor lagi,” jelasnya.

 

Pihaknya belum memutuskan, apakah mekanisme distribusi akan sama seperti SMA, memanggil kepala KCD. Saat ini, Umar masih terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud RI, terkait penyediaan anggaran. ”Mudah-mudahan ada ya,” tandasnya.

 

Kepala SMKN 1 Tarano Budi Susilo menjelaskan, siswa sudah berdatangan menanyakan ijazah. Lantaran, diperlukan untuk melengkapi dokumen pendaftaran melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, ataupun melamar kerja. ”Kami berikan SKHU sambil berikan pengertian kalau semuanya sedang berproses di dinas,” jelasnya. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks