alexametrics
Kamis, 13 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020

Maksimalkan MPLS Tatap Muka untuk Simulasi Adaptasi Kebiasaan Baru

MATARAM-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada masa pandemi di Mataram masih berlangsung. Kegiatan diizinkan selama sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

”Itu wajib dilakukan,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali pada Lombok Post, Rabu (22/7/2020).

 

Sesuai esensinya, MPLS memiliki banyak manfaat bagi peserta didik baru. Seperti bisa mengenal potensi diri, hingga membantu beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Juga untuk menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif.

”Termasuk mengembangkan interaksi positif antar peserta didik dan warga sekolah lainnya dan masih banyak lagi manfaat yang lain,” sambung dia.

Pelaksanaan MPLS tatap muka oleh dinas juga memiliki tujuan lain. Sebagai cara Disdik Mataram melakukan simulasi menuju adaptasi kebiasaan baru. Fatwir menegaskan, tepat 27 Juli hingga dua atau tiga bulan mendatang disebut fase transisi.

”Pada fase ini, seluruh sekolah di Mataram, kembali melanjutkan kegiatan BDR tahap II,” tegasnya.

MPLS setidaknya memberikan gambaran bagaimana sekolah dan orang tua, harus mempersiapkan segala kebutuhan peserta didik. Misalnya, sekolah menyiapkan dan membenahi infrastruktur pendukung.

”Tak kalah penting, melakukan pembiasaan diri dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, memakai hands sanitizer, jaga jarak, hingga KBM dengan sistem shift atau blok,” ujar Fatwir.

Semua itu akan diterapkan, jika dalam perjalanannya, status ibu kota provinsi berubah menjadi hijau. Pada saat itu, bisa diterapkan pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

”Ini kalau sudah hijau ya, maka kita terapkan standar protokol itu, tetapi kalau belum ya kita lanjut BDR,” terangnya.

Selama pelaksanaan MPLS, dia tidak berpangku tangan. Pihaknya juga melakukan pemantauan ke sekolah. Temuannya, masih ada sejumlah SD yang belum menyediakan masker. Kerumunan juga masih terjadi saat penjemputan anak oleh orang tua.

”Hal-hal semacam ini, akan kami jadikan catatan dan pembenahan,” tandasnya.

Kepala Bidang Dikdas Disdik Kota Mataram M Taufik menambahkan, MPLS juga bisa menjadi barometer bagi orang tua. Maksudnya sebagai acuan mempersiapkan diri dengan melengkapi segala peralatan anaknya saat sudah diizinkan belajar tatap muka.

”Siapkan masker, hand sanitizer, bagaimana cara antar, cara jemput ke sekolah, orang tua harus memahami kebiasaan baru ini,” tegasnya.

Terpisah, Plt Kepala SDN 33 Mataram Hj Sahariawati mengingatkan warga sekolah, pentingnya menjaga diri dan keluarga dari bahaya Covid-19. Caranya sederhana, senantiasa memakai masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak ketika berinteraksi, serta selalu mencuci tangan pakai sabun. Semua pihak bertanggung jawab untuk saling menjaga satu sama lain dan saling mengingatkan.

”Kita berharap pandemi yang sedang melanda daerah kita saat ini segera berlalu, sehingga proses belajar mengajar di sekolah bisa berjalan normal kembali seperti biasanya,” ujar dia. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks