alexametrics
Senin, 18 Januari 2021
Senin, 18 Januari 2021

Sekolah Masih Tutup, TBM Jadi Alternatif Belajar

MATARAM-Taman Bacaan Masyarakat (TBM) masih diperlukan, terlebih dalam momen pandemi. ”Kami tetap beraktivitas,” kata Ketua TBM NTB Suhamdi, kepada Lombok Post, Minggu (22/11/2020).

Tercatat 161 TBM atau komunitas pegiat literasi tersebar di NTB. ”80 persen dari totalnya itu tetap aktif,” ujarnya.

Semua berjalan dengan programnya masing-masing program. ”Pendidikan itu, nggak hanya bersifat formal, yang kita tempuh di sekolah, tetapi ada TBM yang juga mengajarkan enam literasi dasar itu,” jelasnya.

Ada literasi baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta literasi budaya dan kewargaan. ”Contoh misalnya di TBM yang saya kelola, saya mengajarkan literasi finansial,” terang Hamdi.

Dia meminta keberadaan TBM tidak dipandang sebelah mata. ”Di masa pandemi ini, justru TBM menjadi alternatif dan solusi pembelajaran,” tegas dia.

Diingatkan, dalam momen pandemic ini, tidak semua pelajar memiliki fasilitas penunjang untuk memaksimalkan belajar dari rumah (BDR). ”Kalau berbicara kondisi, sangat kontras ya bila kita bandingkan di kampung dengan perkotaan,” kata Hamdi.

TBM bisa menjadi jalan keluar, agar peserta didik tetap tersentuh pendidikan. ”Peran TBM itu, menyediakan sarana belajar, yang menyenangkan bagi anak-anak, terutama yang ada di desa,” jelasnya.

”Ujungnya mereka tetap mendapat pembelajaran yang efektif, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, selama belajar,” sambungnya.

Pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan, untuk berdiam diri. ”Kami sering mengadakan virtual meeting, untuk pengembangan TBM itu sendiri, agar anak-anak tetap mendapatkan pelajar baru, setiap harinya,” pungkas Hamdi.

Ade Supardi, pendiri TBM Bale Ade juga sependapat dengan hal tersebut. ”Kami tetap jalan, apalagi kami juga mengajarkan anak-anak yang tinggal di atas bukit,” kata dia.

Belajar melalui TBM mengobati kerinduan anak-anak terhadap sekolahnya yang kini ditutup. ”Suasana di kelas tidak bisa kita bawa ke TBM ya, namun setidaknya mereka merasakan keseruan belajar itu,” jelasnya.

Di tempatnya, jadwal KBM tidak berubah. ”Tetap Selasa, Rabu, Jumat dan Sabtu,” terangnya. (yun/r9)

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Enable Notifications   OK No thanks