alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Prof. Yoko Koneko dari Kobe University Jepang Beri Motivasi Mahasiswa saat Upacara Pelepasan KKN Tematik Unram

Mataram, Universitas Mataram – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram (Unram) melakukan Upacara Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Unram Periode 23 Desember s/d 6 Februari 2020 di lapangan Rektorat Unram, Senin (23/12).

Ada yang istimewa dalam Pelepasan KKN kali ini. Ketua LPPM Unram Muhammad Ali, Ph.D mengatakan Pelepasan KKN Unram kali ini dihadiri oleh Prof. Yoko Kaneko beserta rombongan dari Kobe University Jepang untuk memberikan pembekalan, mengingat Jepang merupakan Negara yang sering dilanda bencana gempa sebagaimana halnya Indonesia dan secara khusus yang baru saja dialami Lombok tahun 2018 lalu.

“Kita akan belajar bersama bagaimana mitigasi bencana, oleh karena itu kami mengundang beliau hadir untuk melepas adik-adik KKN yang juga nantinya akan terjun ke daerah bencana” ungkapnya.

Muhammad Ali mengatakan bahwa KKN Tematik periode ini diikuti oleh 2.940 orang mahasiswa dengan 7 Program Tematik yang akan ditempatkan di 293 desa, diantaranya yang paling besar adalah Program Tematik KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang bekerjasama dengan Dinas Sosial Pemprov NTB untuk 90 Desa.

“Kita juga memprioritaskan daerah-daerah yang terkena bencana untuk membuat produk olahan sehingga ekonomi bisa bangkit di daerah tersebut dan KKN Tematik Program Produk olahan ini akan dilaksanakan di 61 Desa” terangnya.

Selain itu Muhammad Ali juga memaparkan ada Program Tematik Desa Wisata untuk mendukung Program Pemerintah yang ada di sekitar 99 desa dan 50 desa diantaranya telah dijadikan lokasi KKN untuk periode ini.

Dia menjelaskan bahwa tahun sebelumnya mahasiswa KKN Unram sukses mengantarkan salah satu Desa di Kecamatan Narmada sebagai Desa Wisata Terbaik di tingkat Nasional.

“Allhamdulillah sebelumnya adik-adik KKN bisa membantu mengantarkan Desa di Narmada menjadi Desa Wisata Terbaik secara Nasional” bebernya.

Prof. Yoko dalam sambutannya mengatakan bahwa Kota Kobe berpengalaman dalam hal mitigasi bencana, mengingat pada tahun 1995 silam musibah gempa bumi yang mengguncang Kota Kobe itu mengakibatkan lebih dari 6.000 orang tewas dan  sekitar 200.000 rumah dan bangunan hancur.

“Jepang dapat merasakan hal yang sama dengan apa yang dialami oleh Lombok” akunya.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa Jepang memiliki karakteristik yang sama dalam hal kebencanaan dan pada tahun 2011 lalu dibagian Timur Jepang kembali diguncang gempa disertai tsunami.

“Kami mengapresiasi Universitas yang mendukung mahasiswanya untuk turun kelapangan” tuturnya.

“Usaha yang sangat baik ini (Program KKN Tematik, red) yang mengirim hampir 3.000 orang mahasiswa selama 45 hari pasti akan menjadi suatu aktivitas yang dapat memberikan banyak pelajaran yang baik” imbuhnya.

Prof. Yoko menambahkan bahwa mahasiswa KKN akan banyak belajar dan mendapat banyak pengalaman selama terjun ke masyarakat nanti. Dia juga mengingatkan bahwa mahasiswa nantinya pasti akan menemui tantangan dan kesulitan, namun justru tantangan dan kesulitan itu akan memberikan mereka banyak pelajaran.

“Adik-adik bisa belajar banyak dan bisa mendapatkan pelajaran yang tidak didapatkan selama dibangku kuliah” jelasnya.

Dia berpesan bahwa keberadaan mahasiswa selama KKN nanti bisa sangat berharga bagi masyarakat karena dapat membantu dalam proses pemulihan pasca gempa.

“Tetap semangat, dan selamat menjalankan tugas, semoga Tuhan selalu membersamai, selalu melindungi serta mendukung kegiatan adik-adik dilapangan” tukasnya.

Sekda Pemprov NTB Drs. Gita Ariadi, M.Si yang hadir dalam acara tersebut mengatakan Pemprov NTB mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Unram atas kegiatan KKN Tematik yang dilaksanakan. Diakuinya KKN Tematik Unram dapat membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat, mengentaskan kemiskinan termasuk membantu megoptimalisasi pariwisata daerah.

“Setidaknya para peserta KKN bisa menjadi agen untuk menyampaikan pesan roh pariwisata adalah sapta pesona bagaimana menciptakan daerah kita ini aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah penuh kenangan” pesannya.

Gita Ariadi mengatakan terlebih NTB akan menjadi tuan rumah perhelatan Motor GP tahun 2021 mendatang.

“Karena itu kita harus mempersiapkan diri kita untuk kedatangan tamu, bagaimana kita mempersiapkan masyarakat kita juga di desa-desa untuk bergerak dalam ekonomi kreatif” pungkasnya.

Rektor Unram, Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum berpesan agar mahasiswa KKN bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dibangku perkuliahan selama terjun ke masyarakat.

“Karena itu berikanlah yang terbaik bagi daerah kita, jaga nama baik Universitas Mataram” tekannya.

Selain itu Prof. Husni berpesan agar mahasiswa melaksanakan tugas-tugas mereka secara totalitas dan optimal sehingga masyarakat bisa merasakan kehadiran mereka.

“Itu adalah sesuatu yang bisa menyejukkan, karena itu berikanlah yang terbaik kepada masyarakat” tutupnya. (nur)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks