alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

557 Peserta Tidak Hadir UTBK-SBMPTN Unram

MATARAM-Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) gelombang pertama telah usia. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 17-23 Mei.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Mataram (Unram) Agusdin menyebut, di data hari terakhir UTBK-SBMPTN gelombang pertama, tercatat 6.352 orang peserta hadir mengikuti ujian, dan 557 orang peserta dinyatakan gugur.

“Ini di dominasi oleh tidak hadirnya peserta pada saat ujian berlangsung, sejauh ini tidak menyertakan alasan apapun alias tanpa keterangan,” tegasnya, kemarin (23/5).

Dia merincikan, di hari pertama UTBK Selasa (17/5), ketidakhadiran peserta tercatat sejumlah 93 orang, di hari kedua Rabu (18/5), 97 orang tidak hadir. Di hari ketiga Kamis (19/5), 123 orang tidak hadir, hari keempat Jumat (20/5), 33 orang tidak hadir, hari kelima Sabtu (21/5), 86 orang tidak hadir.

Baca Juga :  Dukung Program MKBM, Unram-Unas Kerja Sama

“Di hari keenam Minggu (22/5), 60 orang tidak hadir, dan hari terakhir Senin (23/5) ini, 65 orang tercatat tidak hadir,” tegasnya.

Pelaksanaan UTBK-SBMPTN Unram berpusat di dua lokasi yang berbeda, yakni di Kampus Utama Universitas Mataram (Unram) dan di Sumbawa.

Di Unram, UTBK-SBMPTN dilaksanakan di enam titik, yaitu di UPT. Pustik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Perpustakaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, dan Fakultas Teknik.

Sedangkan di Sumbawa terdapat 3 (tiga) titik, yaitu SMKN 1 Sumbawa Besar, SMKN 2 Sumbawa Besar, dan SMKN 3 Sumbawa Besar.

Tahun ini, sebanyak 12.845 orang telah terdaftar sebagai peserta UTBK-SBMPTN di Unram, dimana 6.913 orang mengikuti ujian di gelombang pertama dan sisanya 5.932 orang mengikuti ujian di gelombang II.

“Ujian di gelombang kedua nanti, akan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei hingga 3 Juni mendatang,” jelasnya.

Baca Juga :  Jangan Curang, Asesmen Nasional Tak Butuh Joki

Dirinya mengingatkan, kesempatan mengikuti UTBK-SBMPTN harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Karena itu, kepada seluruh peserta, agar sebelum menghadapi ujian untuk mempersiapkan kesehatan dengan baik, mengikuti protokol kesehatan, dan menaati semua peraturan yang ada selama berlangsungnya ujian.

“Penting menjadi perhatian, agar peserta ujian datang tepat waktu, peserta harus tahu ruangan ujiannya sehari sebelum tes, jangan sampai terlambat dan jangan sampai didiskualifikasi,” pungkasnya.

Koordinator Akademik Unram Dwi Siswanto menjelaskan, pelaksanaan ujian UTBK-SBMPTN sepenuhnya diatur oleh LTMPT. Bagi peserta yang mengikuti ujian di gelombang kedua, untuk mempersiapkan diri.

Ia mengimbau, peserta harus jeli membaca ketentuan yang terdapat pada kartu ujian peserta. “Peserta harus ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan di kartu ujiannya, sama seperti pelaksanaan tahun lalu juga demikian,” tegasnya. (yun/r10)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/