alexametrics
Kamis, 13 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020

Pandemi Covid-19, PKKMB Unram Dilaksanakan Daring

MATARAM-Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unram tahun ini dilaksanakan daring.

”Ini keputusan langsung dari Kemendikbud,” kata WR III Unram Prof Enny Yuliani, pada Lombok Post.

Kegiatan ini sejatinya untuk menyiapkan mahasiswa baru menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri. Juga mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan baru. Sekaligus  memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan.

”Masuk di perguruan tinggi, mereka memerlukan kesiapan akademis, psikologis, dan sosial, sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran,” jelasnya.

Jadwal PKKMB untuk tiga jalur masuk PTN, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri tidak serentak. Kegiatan ini akan dimulai pada minggu pertama Agustus, bagi 983 mahasiswa baru lulus jalur SNMPTN. ”Insya Allah, kita lakukan pada 3-5 Agustus, dimulai jam 07.30-12.30 Wita,” ujarnya.

Bagi mahasiswa jalur SBMPTN dan Mandiri, dijadwalkan 7-9 September. ”Kami tidak mungkin melaksanakannya secara serentak karena ada ribuan mahasiswa yang ikut,” tegas dia.

PKKMB kali ini akan dilaksanakan secara daring, melalui zoom meeting dengan perencanaan yang matang. ”Supaya bisa dijadikan momentum bagi mahasiswa baru untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai sistem pendidikan di perguruan tinggi,” terang dosen Fakultas Peternakan Unram itu.

Tahun ini, Unram mengangkat tema ”Melalui PKKMB Masa Covid-19 Kita Wujudkan Program Merdeka Belajar dan Gerakan Revolusi Mental Menuju Tercapainya Pendidikan yang Berkualitas”. Diharapkan, kegiatan ini menjadi wahana sosialisasi kebijakan merdeka belajar.

”Kampus merdeka dan penanaman lima program gerakan nasional revolusi mental, Indonesia melayani, Indonesia bersih, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, dan Indonesia bersatu,” jelasnya.

Materi-materi yang disajikan semisal  untuk pembinaan idealisme, penanaman wawasan kebangsaan, penguatan rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap lingkungan. Termasuk menciptakan generasi yang berkarakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan berintegritas. Tak ketinggalan pengenalan iklim akademik melalui konsepsi kebijakan merdeka belajar.

PKKMB juga diharapkan dapat menjadi penyadaran akan adanya hal-hal yang dapat menghambat studi mahasiswa baru.

”Ada radikalisme, terorisme, penyalahgunaan narkoba, kekerasan seksual, plagiarisme, korupsi dan lainnya. Kita juga ada upaya peningkatan rasa persatuan dan kesatuan serta cinta tanah air,” tandas Enny. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks