alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Masih Pandemi, 50 Persen Ponpes di NTB Nekat Belajar Tatap Muka

MATARAM-Meski pandemi belum usai, sejumlah pondok pesantren (ponpes) di NTB sudah menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. ”Memang sudah ada (ponpes buka),” kata Kepala bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kanwil Kemenag NTB H Haryadi Iskandar.

Dijelaskan, ponpes di Bumi Gora yang terdaftar di Kanwil Kemenag NTB sebanyak 697.”Kita hitung-hitung, hampir setengahnya santriwan-santriwati sudah masuk ponpes,” jelasnya.

Haryadi mengungkapkan, alasan digelar KBM tatap muka langsung di ponpes, lantaran banyak desakan dari orang tua. ”Ada orang tua yang merasa ingin sekali melihat anaknya masuk ponpes, maka dengan segala keikhlasan dan tekadnya, akhirnya dipersilakan belajar,” ujarnya.

Namun, tidak sedikit juga orang tua, yang masih merasa khawatir. Meski pihak pondok akan bertanggung jawab, terhadap segala konsekuensinya. ”Tetapi kalau nggak mau, ya belajar daring, karena balik lagi, semua tergantung orang tua,” kata Haryadi.

Pihaknya menekankan, selama menggelar KBM tatap muka langsung, diharapkan ponpes mengurangi setengah dari jumlah santrinya.

”Secara protokol kesehatan, jumlah yang belajar maksimal dalam satu ruangan hanya 20 orang saja,” ujarnya.

Haryadi mengklaim, apa yang dilakukan ponpes, tidak bertentangan dengan SKB empat menteri. Karena, semuanya sudah memenuhi persyaratan, utamanya penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Termasuk sudah mendapat izin tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 daerah dan Kemenag di masing-masing wilayah.

”Kalau dia sudah masuk berarti sudah diizinkan,” jelasnya.

Lagi pula, peserta didik juga tidak keluyuran. Artinya mereka hanya berinteraksi di lingkungan ponpes saja. Atau kata lain, melakukan karantina sendiri.

Dirinya mengingatkan, mobilitas tenaga pengajar harus diperhatikan. Jika memungkinkan, jam kunjung orang tua dikurangi atau ditiadakan sementara.

”Beberapa ponpes yang saya kunjungi, orang tua memang dilarang berkunjung, artinya kalau berkunjung nggak boleh ketemu langsung dengan anak,” tandasnya.

Kepala Seksi Pondok Pesantren Bidang PAKIS Kanwil Kemenag NTB H Hasanuddin menambahkan, harus mengisi instrumen, terkait daftar periksa. Begitu juga untuk santri, harus melakukan tes rapid atau usap.

”Ini yang wajib dilakukan bagi seluruh ponpes kita, karena harus memenuhi protap kesehatan pencegahan Covid-19,” tegas Hasan. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks