alexametrics
Rabu, 21 April 2021
Rabu, 21 April 2021

Unram Ciptakan Rapid Test Antigen Entram

Kerja Sama dengan Laboratorium Hepatika Mataram

MATARAM–Universitas Mataram (Unram) bekerjasama dengan Laboratorium Hepatika Mataram berhasil menciptakan rapid test antigen. Hal itu disampaikan Rektor Unram Prof H Lalu Husni dalam acara jumpa pers Peluncuran Rapid Test Antigen di kantor Gubernur NTB, Kamis (25/2).

“Rapid test antigen yang dibidani oleh Laboratorium Hepatika Mataram dan Unram ini diberi nama Entram yang merupakan singkatan dari NTB–Unram,” kata Prof Husni.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unram menyampaikan ucapan selamat kepada tim Laboratorium Hepatika NTB dan Unram. DIkarenakan telah melakukan riset dan inovasi hingga bisa melahirkan Entram. Prof Husni mengatakan riset dan inovasi merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang mendorong Perguruan Tinggi. Lebih – lebih di masa pandemi Covid-19 saat ini agar melahirkan solusi untuk mengatasi penyebaran Korona. Riset dan inovasi itu khususnya dalam peralatan dan produk-produk kesehatan. Sehingga tidak bergantung pada produk-produk impor.

“Karena itu saya mendukung kerja sama antara Unram dan Laboratorium Hepatika Mataram menghasilkan produk antigen ini,” ungkapnya.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengapresiasi terobosan inovatif tersebut. Bang Zul demikian Ia disapa, mengaku telah memberikan tantangan kepada Laboratorium Hepatika Mataram membuat alat yang memudahkan dalam melakukan swab antigen.

“Hari ini Laboratorium Hepatika Mataram, diam-diam sudah menjawab tantangan tersebut,” tuturnya.

Orang nomor satu di NTB itu mengaku selama ini daerah mengalami kesulitan melakukan tracing (penelusuran) untuk menangani dan mengendalikan Covid-19. Sehingga Ia berharap alat yang lebih murah dan berkualitas bagus ini, bisa mempercepat daerah dalam melakukan tracing. Ia juga menyampaikan harapan agar alat ini tidak hanya membawa manfaat bagi NTB, tapi juga bagi bangsa Indonesia.

“Mudah-mudahan di masa yang akan datang pengendalian virus korona ditempat kita jadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Laboratorium Hepatika Mataram Prof Mulyanto mengaku ide pembuatan Entram ini berawal dari tantangan Gubernur NTB. Ia juga mengaku sebelum Entram, Laboratorium Hepatika telah membuat rapid antibody yang telah dievaluasi oleh UGM dan Unair.

“Sekarang membuat rapid test antigen kerja sama dengan Unram,” sebutnya.
Mantan Rektor Unram ke-6 yang kerap disapa Prof Mul itu menjelaskan, Unram melakukan evaluasi dengan membandingkan pemeriksaan virus menggunakan PCR dan pemeriksaan menggunakan Entram. Tak lupa pula dibandingkan dengan produk antigen yang sudah beredar.

“Hasilnya sangat memuaskan. Sensitifitas dan spesifitasnya lebih baik dari salah satu rapid test yang sudah beredar di pasaran,” ungkapnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan Entram lebih murah. Diisamping itu mengeluarkan hasil tes lebih cepat daripada produk rapid test antigen impor yang beredar sekarang.

“Semoga ini dapat membantu NTB kedepannya,” kata dia. (nur/*)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks