alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Dikbud NTB Ingatkan Pembagian Rapor Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

MATARAM-Seluruh satuan pendidikan jenjang SMA akan menggelar kegiatan pembagian rapor kenaikan kelas. ”Kami tetapkan jadwalnya, pada hari Sabtu tanggal 27 Juni,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post kemarin (24/6/2020).

 

Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) sudah dilaksanakan 8-20 Juni 2020 lalu. Karena pelaksanaannya saat Pandemi Covid-19, pihaknya menyesuaikan diri. Diatur dalam berbagai strategi, bisa menggunakan penilaian dari portofolio, dengan mengumpulkan karya hasil kerja siswa. Bisa juga, sekolah memberi tugas kepada siswa, untuk mengukur dan atau meningkatkan kemampuan dan keterampilannya. Terakhir, penilaian dengan bentuk lain.

 

Penilaian kegiatan PAT, menggunakan daring (online), bagi sekolah yang sudah memiliki fasilitas lengkap. Sementara cara konvensional, memperhatikan beberapa kriteria. Seperti satuan pendidikan berada di wilayah blank spot dan dilakukan pada siswa yang tidak memiliki fasilitas pendukung daring.

 

Penilaian konvensional juga berlaku bagi siswa berkebutuhan khusus. Terakhir, dilakukan siswa yang berhalangan hadir atau sakit. Guru bisa melakukan penilaian melalui home visit. ”Semua itu sudah selesai dilaksanakan,” ujarnya.

 

Seluruh jenjang SMA di NTB saat ini sudah menggunakan elektronik Rapor (e-Rapor).  Sebuah sistem aplikasi berbasis situs, yang dibuat oleh Kemendikbud RI, dan diharapkan bisa mengubah pola kerja guru dari pola manual ke digital. ”Ini sudah kita terapkan dalam tiga tahun terakhir,” jelasnya.

 

Karena itu, sekolah menyiapkan e-Rapor kemudian, menugaskan masing-masing wali kelas untuk mengirim link-nya ke whatsapp grup kelas atau langsung ke kontak siswa. ”Print out-nya nanti, bisa diberikan oleh sekolah, pada saat pemberlakuan new normal,” kata Aidy.

 

Namun, jika peserta didik ingin mendapatkan rapor fisik, sekolah bisa mengimbau orang tua datang mengambilnya ke sekolah dengan pola terjadwal dan bergiliran. ”Ingat, protokol kesehatan pencegahan Covid-19, harus benar-benar diperhatikan, agar kita tetap sehat dan selamat, saya ingatkan sekolah dan orang tua mematuhi ini,” tandasnya.

 

Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB Purni Susanto menambahkan, nilai yang dicantumkan dalam rapor siswa, bukan hanya berisi nilai kognitif atau pengetahuan, tetapi nilai sikap. ”Biasanya guru akan menjelaskan panjang lebar,” kata dia.

 

Pada kondisi normal, sekolah akan memberikannya langsung pada orang tua, sekaligus mendiskusikan perkembangan belajar anak. Apakah prestasinya menurun atau meningkat. Termasuk pola perilaku di sekolah, dan lainnya. Tetapi, karena kondisi pandemi Covid-19, sekolah bisa mengatur atau menyesuaikan mekanismenya.

 

”Saran saya, kalau ada yang sangat perlu disampaikan, bisa melalui media komunikasi saja, telepon atau whatsapp,” pungkasnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mataram Bisa Tiru Depok, Tak Pakai Masker Denda Rp 200 Ribu

Pemkot Mataram merespons kritikan Wakil Gubernur NTB. Kemarin, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri melakukan penertiban di pagi buta. Sasarannya, para pedagang di Pasar Kebon Roek, Ampenan.

Kuliah ke Luar Daerah, Warga Mataram Harus Bebas Korona

Warga Kota Mataram yang kuliah di luar daerah cukup banyak. Kemarin kata dia, sekitar 50 mahasiswa mengajukan permintaan melakukan rapid test. Dari jumlah tersebut tidak ada yang hasilnya reaktif.

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Di Kediri Lobar, Ibu Rumah Tangga Diduga Jual Narkoba

WM, 28 tahun, warga asal Kediri Selatan ditangkap Satres Narkoba Polres Lobar. Ia bersama kedua rekannya MA dan MU diduga menjadi penjual dan penyalahguna narkotika jenis sabu. Bahkan, WM alias Dewi ini diketahui sebagai penjual obat penenang tanpa izin pihak instansi kesehatan.

Pariwisata Lesu, Pengusaha Travel Lombok Bertahan lewat Promo

Agen travel perjalanan wisata terus berupaya bertahan dalam ketidakpastian Pandemi Korona. Sektor ini menjadi salah satu yang paling terdampak akibat turunnya kunjungan wisatawan. ”Kami upayakan tetap bangkit seiring dengan penerapan new normal yang sedang digaungkan,” kata Kukuh Laro, pemilik Duta Lombok Transport.

Berdayakan UMKM Lokal, Bappeda NTB Tunggu Pergub

Pergub Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga kini belum rampung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB masih menunggu kelanjutan masukan dan revisi dari gubernur. ”Sampai hari ini (kemarin,Red) kita belum terima. Jika sudah ada, akan langsung kita jadikan landasan dalam memberdayakan UKM/IKM,” kata Kepala Bappeda NTB Amry Rakhman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks