alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Sebelum Dibuka, Dikbud NTB Periksa Data Kesiapan Sekolah

MATARAM–Pemerintah mulai memeriksa daftar kesiapan sekolah. Hasilnya akan menjadi dasar boleh tidaknya sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

”Datanya sudah masuk pada Sabtu,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Senin (24/8/2020).

Dari ratusan SMA sederajat di NTB, belum semua satuan pendidikan mengirim data. ”SMA dan SMK belum 100 persen mengirim, kalau SLB sudah 100 persen, namun semua data belum selesai diolah,” tegas dia

Sesuai Surat Edaran (SE) Dinas Dikbud NTB Nomor 420/3266.UM/Dikbud perihal Layanan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021. Selama  fase transisi, sekolah  melakukan  persiapan  menuju  fase  kebiasaan baru. Salah satunya mengisi data periksa pada laman Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud.

Setelah pengisian instrumen tersebut, sekolah yang memenuhi  persyaratan dengan skor minimal 85 poin, dapat mengajukan layanan belajar mengajar tatap muka dengan sistim shift atau blok, September mendatang.

Sekolah yang sama sekali belum mengirimkan daftar kesiapan, diberikan batas waktu sampai Rabu (26/8).

”Mudah-mudahan kita sudah dapat persentasenya berapa yang siap dan tidak siap, kemudian kami langsung melaporkannya ke pimpinan,” ujarnya.

Untuk sekolah di Pulau Sumbawa, pusat kegiatan rapat di SMAN 1 Tambora, Kabupaten Bima, pada 5 dan 6 September. ”Sedangkan sekolah di Pulau Lombok, rapat kerja terpusat di SMAN 1 Sembalun, Lombok Timur, 11 dan 12 September,” jelasnya.

Usai kegiatan tersebut, Dinas Dikbud NTB akan menetapkan mana sekolah yang akan menggelar simulasi KBM tatap muka. ”Kami awali dengan simulasi dulu,” kata dia.

Hal itu lantaran syarat untuk KBM tatap muka, daerah tersebut harus berada dalam zona kuning atau hijau.

”Semoga dua pekan ini, yang tadinya oranye sudah berstatus zona kuning, dan kita memakai zona berbasis kabupaten atau kota. Kalau sudah kuning, kan simulasi,” jelas dia.

Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB Purni Susanto menambahkan, satuan pendidikan juga harus mengirimkan foto atau dokumentasi. Yakni terkait penyediaan sarana dan prasarana pendukung, dalam rangka memenuhi protokol kesehatan.

”Saya meminta pengawas sekolah, terus melakukan pendampingan pada sekolah-sekolah, agar segera menyelesaikan pengisian daftar kesiapan tersebut,” tegas dia. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks