alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

MATARAM–Kendati tak belajar di sekolah, peserta didik tetap bertanggung jawab menyelesaikan tugas yang diberikan. Mereka harus mengatur waktu dan memanfaatkan fasilitas pembelajaran yang ada. ”Jadinya siswa pasti sibuk mengerjakan tugas,” kata Pengawas Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA dan SMK Mataram-Lombok Barat Sugeng Prayoga, pada Lombok Post, Kamis (24/5/2020).

Namun penerapannya tidak luput dari berbagai persoalan. ”Selain minimnya fasilitas, tentu cara seperti ini membuat anak juga merasa jenuh atau bosan,” ujarnya.

Dalam posisi inilah sekolah harus mengaktifkan peran guru BK. ”Keberadaan dan peran mereka, juga sangat penting selama pandemi ini,” terang dia.

Tugasnya, membantu memecahkan permasalahan siswa. Bisa dilihat atau ditelusuri dengan berbagai cara. ”Misalnya dengan membuat survei, apa keluhan-keluhan dari siswanya, untuk menghadapi BDR daring,” kata Sugeng.

Berdasar hasil survei tersebut, guru BK bisa memberikan layanan bimbingan konseling. ”Dari sana bisa membuka layanan konsultasi itu,” tegasnya.

Disarankan, kepala sekolah menyusun jadwal resmi tugas bimbingan guru BK. ”Misalnya dalam sepekan, ada sehari bersama guru BK,” ujarnya.

Layanan konseling bisa dilakukan secara virtual. ”Difasilitasi sekolah, melalui zoom meeting, biar anak-anak diberi semangat dan motivasi belajar,” tegas Sugeng.

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Dikbud Mataran Lombok Barat Sahnan mengatakan, peran BK atau guru pembimbing tak bisa dikesampingkan. Mereka bisa membantu kepala sekolah mendampingi siswa agar BDR berjalan lancar. ”Kita tahu, masing- masing anak punya latar belakang keluarga yang beraneka ragam,” ujarnya.

Guru BK juga bisa berperan sebagai fasilitator terkait permasalahan sosialnya. ”Panggil orang tua dan pihak-pihak terkait, dicarikan solusi terbaiknya seperti apa,” tegas dia.

Diakuinya masih ada kepala sekolah tidak tahu cara mengoptimalkan keberadaan guru BK. ”Kalau kepala sekolah itu kreatif, justru guru BK ini salah satu yang bisa menyukseskan program sekolah,” tandas mantan kepala SMAN 6 Mataram ini. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks