alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

MATARAM-Bantuan subsidi kuota internet mulai disalurkan bertahap oleh Kemendikbud. ”Kita harapkan, kebijakan ini menjadi solusi untuk kelancaran BDR (belajar dari rumah,Red) daring,” kata Kepala LPMP NTB H Mohammad Mustari, Kamis (24/9/2020).

Selama ini permasalahan kuota internet, kerap dikeluhkan. ”Sekarang, kuota ini dimanfaatkan sebaik-baiknya,” jelas dia.

Pemerintah pusat telah mengeluarkan Persesjen Kemendikbud Nomor 14 Tahun 2020. Isinya terkait Petunjuk Teknis (juknis) Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020.

Bentuk bantuan  yang  diberikan  Kemendikbud  berupa  kuota data internet, yang  dibagi atas kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum, dapat  digunakan mengakses seluruh laman dan aplikasi.  Kuota belajar hanya dapat digunakan mengakses laman dan aplikasi  pembelajaran yang tercantum pada situs resmi Kemendikbud tentang kuota belajar.

Untuk peserta didik PAUD paket kuota yang diberikan 20 GB  per bulan. Rinciannya 5 GB kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapat 35 GB  per bulan, 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB.

”Pada prinsipnya, pusat memberikan bantuan ini kepada semua siswa, jadi pasti dapat kuota,” ujarnya.

Program tersebut bukan tanpa kekurangan. Daerah blank spot alias nihil atau sangat minim sinyal tentu tetap kesulitan.

”Sekali lagi, secara aturan anak-anak dapat kuota ini, hanya saja kemanfaatannya yang tidak bisa dirasakan,” jelas Mustari.

Dia berpandangan, seharusnya pemda secara aktif menjalin kerjasama dengan perusahaan jasa layanan telekomunikasi. ”Misalnya menambah tower Base Transceiver Station (BTS), untuk memperluas jaringan, dan alat penguat sinyal,” kata Mustari.

Peran pemda saat ini, harus memikirkan bagaimana membangun infrastruktur jaringan dengan aksesibilitas yang baik. ”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Dosen di Universitas Samawa sekaligus pegiat pendidikan Rusdianto juga menyoroti hal yang sama. ”Ini tantangan dan kenyataan yang harus kita hadapi,” ujarnya.

Di Kabupaten Sumbawa, beberapa wilayah sebut saja di sebagian Kecamatan Lunyuk, Orong Telu, Ropang, dan Batulanteh adalah contoh yang sulit mengakses internet.

”Makanya saya menggunakan fungsi radio Handie Talkie (HT), di dusun Punik, Desa Batu Dulang, Kecamatan Batulanteh untuk membantu anak-anak belajar,” tandas dia. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks