alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Dikbud NTB Arahkan Siswa Kelebihan Usia Masuk SMA Terbuka

MATARAM-Pemerintah mengantisipasi potensi masalah akibat kriteria usia dalam PPDB. ”Laporan tentang itu belum kami terima, tapi kami tetap antisipasi,” kata Ketua Panitia PPDB 2020 Dinas Dikbud NTB H Muhammad Fauzan, pada Lombok Post kemarin (25/6/2020).

 

Sesuai Juknis PPDB SMA, SMK dan SLB Dinas Dikbud NTB, Fauzan menjelaskan calon peserta didik harus berusia setinggi-tingginya 21 tahun. Hal ini mengacu pada Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB. ”Kami mengacu pada pedoman yang ada,” tegasnya.

 

Calon peserta didik, yang kelebihan usia, nantinya diarahkan untuk mendaftar ke SMA Terbuka atau mengikuti program paket C. ”Kita sudah punya SMA terbuka di Narmada, Lombok Barat,” ujar dia.

 

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Dinas Dikbud NTB berencana akan membuka dua SMA terbuka. Lokasinya di Lombok Tengah bagian selatan dan Lombok Barat bagian utara. SMA terbuka tidak hanya mengakomodir calon peserta didik, yang tidak masuk sekolah reguler. Tetapi siswa yang putus sekolah karena menikah, bekerja, siswa prasejahtera, dan lainnya.

 

Di SMA terbuka, siswa dibimbing untuk belajar secara mandiri dengan menggunakan modul berbasis TIK. Bisa juga modul cetak, yang bisa dilakukan dari rumah. ”Tetap mendapatkan ijazah,” terangnya.

 

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB berharap, orang tua bisa memahami kondisi ini. Pemda saat ini sedang berusaha keras, memperpanjang masa sekolah anak di NTB.

 

Lama sekolah anak di NTB hanya sampai 7,2 tahun. Artinya anak-anak di NTB, rerata bersekolah hanya sampai kelas VIII SMP. Padahal wajib belajar harus tuntas 12 tahun. ”Kami berharap, langkah ini membuat lama anak-anak NTB sekolah di atas 7,2 tahun itu,” tandasnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks