alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Tumbuhkan Kreatifitas Anak di Masa Pandemi

MATARAM-Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan, semangat anak-anak untuk tetap melakukan berbagai hal positif. Menjadi rangkaian Hari Anak Nasional, Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Paramita Mataram, menggelar kegiatan Sehari Bersama Anak. “Temanya tahun ini, anak terlindungi Indonesia maju,” kata Ketua Panitia kegiatan Sehari Bersama Anak BRSAMPK Mataram Budi Surya Hadi Pratama, pada Lombok Post pada Rabu (25/8).

Kegiatan ini diisi berbagai lomba, yang dilakukan secara virtual atau daring. Diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari 24 sekolah swasta dan negeri, dari jenjang TK – SMA di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. “Kami sudah membuat pengumumannya sejak 12 Agustus, dan kami langsung melakukan penilaian terakhir sampai 20 Agustus,” ujarnya.

Budi menegaskan, empat mata lomba dengan berbagai kategori. Diantaranya; lomba menyanyi untuk murid TK, mewarnai untuk murid SD, sedangkan siswa SMP mengikuti lomba membuat dan membaca puisi serta siswa SMA mengikuti lomba desain poster kampanye sosial. “Empat mata lomba itu, ada 12 anak yang berhak mendapatkan hadiah,” kata dia.

Melalui kegiatan ini, tidak mengurangi esensi perayaan hari anak. BRSAMPK Mataram ingin, di masa pandemi seperti ini, kreativitas anak tidak boleh surut. Harus terus ditingkatkan. Anak-anak butuh kegiatan bermanfaat, di sela-sela BDR daring maupun luring. “Kami berharap, lomba-lomba yang kami gelar, dapat mengasah kreativitas dan membuat pikiran anak-anak lebih terbuka,” tandas Budi.

Kepala BRSAMPK Paramita Mataram I Ketut Supena menjelaskan, perayaan hari anak nasiona kali ini, dirasa sangat berbeda dari hari sebelumnya. Karena itu, sebagai pihak penyelenggara, untuk memastikan semua peserta aman, maka dilakukan rapid tes massal, sekaligus menerapkan protokol kesehatan.

“Sebelum acara dimulai, kami mengadakan rapid tes, mudah-mudahan semuanya non reaktif, dan kami juga terapkan protap kesehatan, jaga jarak, pakai masker dan semacamnya,” kata dia.

Pelaksanaan kegiatan Sehari Bersama Anak dinilai sangat penting. Lantaran mengedepankan sekaligus menumbuhkan semangat belajar anak-anak. Pasang surut BDR yang dilakukan selama pandemi ini, juga berpengaruh terhadap kondisi psikologis anak-anak. Misalnya bosan, suntuk, jenuh dan lainnya.

“Kita paham bagaimana kondisi saat ini, membuat anak-anak berada dalam kondisi serba sulit, maka dari lomba ini, setikdaknya mereka merasakan kebahagiaan itu,” jelas Ketut.

Dengan antusiasme anak-anak yang hadir, memberikan semangat bagi BRSAMPK Paramita Mataram. Dirinya berharap, pihaknya selalu terdepan dalam memberikan rehabilitasi dan perlindungan sosial terhadap, anak yang memerlukan perlindungan khusus.

“Kami bangga tadi banyak yang hadir, kegembiraan mereka adalah motivasi buat kami. Mudah-mudahan tahun depan lebih semarak lagi,” harapnya. (yun)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Satu Gerakan, Warga Desa Kuripan Lawan Penyebaran Covid-19

Warga Desa Kuripan kian konsisten menerapkan protokol kesehatan. Apalagi setelah berhasil menyabet juara pertama untuk tingkat kabupaten di lomba Kampung Sehat. Sederet inovasi pun telah disiapkan Desa Kuripan.

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks