alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Unram Kukuhkan Tiga Guru Besar Tetap

MATARAM-Unram mengukuhkan tiga guru besar tetap di rapat senat terbuka Unram, Rabu (25/5/2022).

Ketiganya adalah Prof Joni Rakhmat menjadi guru besar tetap Bidang Pendidikan Fisika FKIP Unram. Judul penelitian, Model Pembelajaran Kausalitik untuk Pembelajaran IPA Kontekstual Berbasis Ekowisata.

Selanjutnya, Prof Gito Hadiprayitno menjadi guru besar tetap di FKIP Unram Bidang Pendidikan Biologi. Judul penelitian, Strategi Pendidikan Konservasi Otus Jolandae: Burung Hantu Endemik Pulau Lombok.

Terakhir, Prof Akmaluddin menjadi guru besar tetap Bidang Ilmu Teknik Sipil Fakultas Teknik Unram. Judul penelitian, Rekayasa Elemen Struktur Beton pada Konstruksi Bangunan Gedung.

Dalam sambutannya, Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo mengatakan, momentum pengukuhan tiga guru besar tetap ini, dirasakan penuh kebahagiaan sekaligus mengharukan.

”Bagaimana tidak, perjuangan selama 20 tahun melakukan riset tanpa henti, baru bisa berujung meraih guru besar,” jelasnya.

Baca Juga :  Dikbud NTB Rancang Juknis Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Meraih gelar guru besar, diakuinya tidak mudah. Memiliki proses panjang. Mencakup mengumpulkan minimal 850 poin. Tentunya harus disertai dengan kum pengajaran, kum penelitian, dan kum pengabdian. ”Dimana di dalamnya termasuk Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tegas rektor.

Alasan lain, seorang guru besar juga harus mampu mempublikasikan berbagai karya ilmiah baik di jurnal nasional, maupun di jurnal internasional. Terlebih lagi, regulasi terbaru bahwa guru besar juga menerbitkan karya ilmiah pada jurnal yang bereputasi.

”Ini menjadi sangat tidak mudah karena semuanya membutuhkan usaha dan ketekunan yang betul-betul harus dilakukan,” kata dia.

Meski demikian, meraih gelar profesor juga tidak terlalu sulit. Maksudnya, agar semua berjalan dengan apa yang diharapkan, semua itu harus dilakukan dengan ikhlas, rajin, berkelanjutan, dan istiqomah. ”Insya Allah, semua yang sudah bergelar doktor, bisa menjadi guru besar,” jelasnya.

Baca Juga :  Unram Dorong Pengembangan Ekonomi Biru di NTB

Rektor juga mengingatkan untuk tidak serta merta berpangku tangan, sebab banyak tantangan ke depan. Dari 1.200 lebih dosen pengajar, Unram baru memiliki 66 guru besar dan dua guru besar dengan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), tentu saja harapan untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan kampus, ada bersama guru besar.

”Mudah-mudahan prestasi yang diraih Unram saat ini, dan ditambah kehadiran guru besar, menjadikan kampus semakin maju, dan kami harapkan kerja sama juga dari pemda untuk mewujudkan harapan itu,” tandas rektor.

Sekda NTB H Lalu Gita Aryadi juga berharap, kehadiran para guru besar Unram akan berkontribusi positif bagi akselerasi pembangunan di NTB.

”Apa yang menjadi harapan bapak rektor, kami menyambut positif, dan prestasi Unram serta penelitian para guru besar merupakan aset yang sangat berharga bagi daerah,” tegasnya. (yun/r9/*)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/