alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

PPDB, Disdik Mataram Larang Sekolah Tambah Rombel

MATARAM-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram tidak akan menambah rombongan belajar (rombel) pada penerimaan peserta didik baru (PPDB). Menyusul sejumlah orang tua memaksakan anaknya masuk di sekolah tertentu.

“Kalau ada penambahan rombel maka siswa tidak akan masuk data pokok peserta didik (Dapodik),” kata Kepala Disdik Kota Mataram HL Fatwir Uzali, kemarin (26/6).

Dia tidak menampik pada setiap PPDB orang tua kerap memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu. Kondisi ini  membuat dalam satu kelas tidak efektif karena banyaknya jumlah siswa. “Sekarang tidak munggkin kita akan nambah rombel,” jelasnya.

Alasan Fatwir tidak bisa menambah rombel karena  juklak dan juknis PPDB sudah diserahkan ke kementerian. Misalnya sebut dia, dalam satu sekolah dari juknis sepuluh rombel maka tidak boleh lebih. “Kalau lebih maka siswa tidak bisa masuk Dapodik,” terangnya.

Baca Juga :  Tilang Elektronik Sudah Berlaku, Ini Lokasi Kamera ETLE di Mataram

Dia membeberkan, banyak sekolah di Kota Mataram masih membutuhkan siswa. Sebut saja SMPN 23,  SMPN 24, dan SMPN 11 Mataram selalu kekurangan siswa pada setiap PPDB. Menurutnya, semua sekolah di Kota Mataram sama saja. Karena semua sumber daya manusia seperti guru dan infrastruktur lainnya disebar di semua sekolah. “Saya rasa semua sekolah sama saja,” pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris PGRI Kota Mataram Imam Purwanto mengatakan, penerimaan siswa baru harus sesuai dengan juknis. Tidak hanya jalur prestasi, namun juga jalur afirmasi dan zonasi. “Setiap siswa yang masuk harus sesuai juknis,” tuturnya.

Imam ingin kuota masing-masing zonasi sesuai juknis. Tidak ada permainan, misalnya, jalur prestasi non akademik melalui tahfidz  kuotanya tujuh orang maka harus benar-benar di seleksi. “Jangan sampai tidak hafal satu juz diterima. Harus benar-benar selektif,” terangnya.

Baca Juga :  Gelar PKM, Dosen UBG Beri Pemahaman Soal Obat

Tak hanya itu, sekolah juga harus menampung siswa sesuai rombel. Tidak melebihi daya tampung yang akan berpengaruh pada Dapodik dan kualitas belajar mengajar. “Sesuai juknis satu rombel diisi 28 siswa,” pungkasnya.

Kepala SMPN 6 Mataram H Sibawaih menerima siswa pada PPDB sesuai juknis. Untuk di SMPN 6 Mataram menerima siswa sebanyak 10 rombel dengan masing masing kelas diisi 28 siswa. “Kalau lebih dari sepuluh rombel endak bisa. Kalau lebih siswa akan belajar dimana, karena ruang kelas yang kita siapkan hanya sepuluh,” tutupnya. (jay/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/