alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Masuki Fase Transisi, Sekolah di NTB Diminta Perhatikan Hal Ini!

MATARAM-Usai pelaksanaan kegiatan MPLS, fase transisi sektor pendidikan di NTB mulai terhitung hari ini (27 Juli) hingga September.

”Selama dua bulan (fase transisi), untuk persiapan adaptasi kebiasaan baru,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, Minggu (26/7/2020).

Pada fase ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) menggunakan pola BDR. Pada sisi lain, sekolah diminta teliti mengisi daftar periksa pada laman Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud. Hal itu untuk menentukan kesiapan satuan pendidikan.

Mengisi apakah ada warga sekitar sekolah yang pernah terpapar Covid-19. Termasuk menjalin kerja sama dengan layanan kesehatan terdekat, dan sekolah mempersiapkan pengaturan jadwal masuk. Hal lainnya, mengatur prosedur penerimaan siswa masuk ke sekolah, selama berada di sekolah dan pengantaran anak keluar dari sekolah.

”Mengatur pembagian metode belajar siswa menggunakan sistem shift atau blok, penyiapan fasilitas protokol kesehatan dan lainnya,” tegas dia.

Dinas Dikbud NTB juga telah meminta sekolah mengatur pembagian jadwal pelayanan ke peserta didik. Dengan tetap menerapkan metode daring, semi daring dan memaksimalkan kunjungan rumah (home visit) terutama sekolah yang berada di wilayah minim fasilitas.

”Ditambah ke siswa baru, bisa jadi ada yang belum optimal MPLSnya,” ujar Aidy.

Berdasarkan hasil pantauannya, pada fase ini banyak sekolah, sedang menggelar workshop untuk menentukan langkah, Akan dicari mana materi-materi esensi dan nonesensi yang digunakan untuk pelayanan BDR tahap II. Bahkan hingga tatap muka masa adaptasi kebiasaan baru.

”Semuanya harus sinkron,” kata dia.

Selain itu, Dinas Dikbud NTB saat ini sedang memfasilitasi SMA untuk pengisian Dapodik. Yakni terkait entry data siswa baru, siswa lulus dan sarpras. Kemendikbud memberi deadline pengisian 31 Agustus.

”Entry data ini untuk penyaluran dana BOS dan sarpras menuju adaptasi kebiasaan baru, sekolah harus segea fix-kan,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB H Muhammad Fauzan menambahkan, fasilitasi operator sekolah untuk pengisian data Dapodik, sudah selesai di Pulau Lombok. Pekan ini, pihaknya beralih ke Pulau Sumbawa.

”Kami kumpulkan semua operator, kami sosialisasi hal-hal terkait itu (Dapodik,Red) dan bagaimana kami peringatkan sekolah untuk jujur meng-update data,” tegasnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks