alexametrics
Senin, 26 Oktober 2020
Senin, 26 Oktober 2020

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

MATARAM–Subsidi kuota internet untuk tenaga pendidik dan peserta didik mulai disalurkan bertahan. ”Alhamdulillah, ada kebijakan dari pusat untuk mendukung pembelajaran di masa pandemi ini,” kata Kepala SMPN 3 Mataram Suherman, pada Lombok Post, Minggu (27/9/2020).

Bentuk bantuan yang diberikan  Kemendikbud  berupa  kuota data internet yang  dibagi atas kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum, digunakan mengakses seluruh laman dan aplikasi. Kuota belajar hanya dapat digunakan mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang tercantum pada situs resmi Kemendikbud tentang kuota belajar.

Untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapat 35 GB  per bulan, 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB.

Saat ini pihaknya masih sibuk melakukan proses verifikasi dan validasi (verval), data nomor ponsel guru dan siswa. ”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

SMPN 3 Mataram mengajukan 677 penerima. Rinciannya, 623 siswa dan 54 guru dan tenaga pendidik. ”Kami mengirim nomor handphone siswa dan guru juga bertahap ya,” ujarnya.

Untuk proses verval pada tahap satu dan dua selama September, 512 nomor ponsel siswa dan 37 guru yang dinyatakan valid. ”Banyak kendala yang kami temui,” ujar Suherman.

Seperti siswa atau guru yang mengganti nomor ponsel. Selain itu, sekolah harus memastikan kebenaran nomor ponsel itu milik siswa. ”Nggak bisa gabung sama nomor ponsel orang tua, jadi mau tidak mau anak harus punya sendiri,” tegas dia.

Ditambah lagi, banyak hal yang harus dilengkapi. Selama proses verval, sekolah harus menyertakan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), yang dilengkapi materai Rp 6.000 dan ditandatangani kepala sekolah.

”Sudah ada delapan berkas yang saya tanda tangani, semoga dalam pekan depan, semua proses ini bisa selesai, agar anak-anak bisa segera memanfaatkan bantuan ini,” harapnya.

Kepala SMPN 6 Mataram H Azizuddin juga mengatakan masih melakukan proses verval. Pihaknya mengajukan 1.219 penerima.

Rinciannya, 1.148 siswa dan 71 guru dan tenaga pendidik. Selama proses verval, operator kerap mengalami kesulitan mengakses server Data Pokok Pendidikan (Dapodik). ”Mungkin karena ini dipakai seluruh Indonesia, kadang-kadang gangguan atau sulit diakses, jadinya kami sampai nunggu seharian, sabar untuk input lagi dan lagi,” ujarnya. (yun/r9)

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Nyoman: Gonta Ganti Kendaraan Tidak Masalah, yang Penting Rasanya

“Baru di motor Forza 250 CC ini saya rasakan sama sekali tidak ada getarannya ketika sudah kita berkendara dan sangat cocok dengan kondisi kesehatan saya yang memiliki penyakit jantung. Sebelumnya pernah saya memakai sepeda motor  jenis lain namun karna ada getarannya sangat terasa membuat saya tidak nyaman,” aku Nyoman.

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks