Sabtu, 4 Februari 2023
Sabtu, 4 Februari 2023

Gandeng ITB, Daewoong Foundation Mendirikan DDS Research Institute

Kontribusi Untuk Daya Saing Penelitian Farmasi di Indonesia

JAKARTA–Daewoong Foundation (DF) mengumumkan telah menandatangani MoU dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (26/9/2022) lalu. Kedua pihak sepakat mendirikan DDS (Drug Delivery System) Research Institute ITB-DF.

Melalui MoU ini, Daewoong Foundation dan ITB telah mengukuhkan kerjasama untuk mendirikan lembaga penelitian farmasi yang mutakhir, meningkatkan penelitian farmasi dan menumbuhkan bakat penelitian di Indonesia.

Daewoong Foundation akan mendukung pendirian DDS Research Institute di lantai pertama gedung Sekolah Farmasi ITB. Perguruan tinggi negeri ini akan melakukan berbagai proyek penelitian farmasi melalui kerjasama terbuka. DDS Research Institute direncanakan akan selesai pada tahun 2023 setelah pekerjaan renovasi dan konstruksi peralatan.

Peneliti biofarmasi di Indonesia sering melakukan penelitian bersama di luar negeri. Namun mereka menemukan kesulitan di Indonesia untuk melanjutkan penelitian yang dilakukan di luar negeri karena masalah infrastruktur, seperti kurangnya fasilitas dan peralatan penelitian farmasi dalam negeri. Dengan mendukung pendirian DDS Research Institute, Daewoong Foundation berencana secara aktif mendukung para peneliti di bidang biofarmasi untuk melanjutkan dan mengembangkan penelitian mereka di Indonesia.

Baca Juga :  Mulai Buka Sekolah, Loteng Antisipasi Potensi Klaster Pendidikan

Untuk itu, mereka akan membentuk lingkungan lembaga penelitian terbaru, serta membangun peralatan produksi dan analisis obat yang canggih. Selanjutnya, berbagai penelitian kolaborasi terbuka diharapkan dapat dilakukan dengan membuka fasilitas penelitian bagi mereka yang membutuhkan penelitian di bidang tersebut, seperti organisasi nirlaba, lembaga pemerintah, dan lembaga swasta.

“Melalui DDS Research Institute yang didirikan bersama dengan Daewoong Foundation, kami berharap para peneliti pascasarjana yang berbakat akan merasakan dan mempelajari sistem penelitian farmasi canggih Korea secara langsung. Kami menantikan hasil penelitian yang luar biasa dari fasilitas berteknologi tinggi yang dapat membawa industri biofarmasi Indonesia ke tingkat selanjutnya,” kata Rektor ITB Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D.

Baca Juga :  KBM Tatap Muka Tahap II, SMAN 4 Mataram Perbaiki Kekurangan

Sementara itu, Daewoong Foundation mendukung pendirian ‘Bioanalytical Laboratory UI-DF’ pada Agustus tahun ini, untuk pertama kalinya di Indonesia. Sejak 2018, yayasan ini terus berkontribusi dalam pengembangan-pengembangan penelitian biofarmasi dan pembinaan bakat penelitian dengan membantu pendirian dan pengoperasian laboratorium biofarmasi di UI.

DDS (Drug Delivery System) merupakan metode pemberian obat secara efisien ke area yang ditargetkan, seperti mengendalikan laju pelepasan obat. Teknologi yang meminimalkan efek samping obat dan memaksimalkan khasiat dan efektivitas. (inforial)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks