alexametrics
Selasa, 1 Desember 2020
Selasa, 1 Desember 2020

Hari ini, 4.080 Guru di NTB Ikut Seleksi UKG Non ASN

MATARAM-Pelaksanaan seleksi Uji Kompetensi Guru (UKG) non Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi guru SMA, SMK dan SLB dilakukan hari ini. ”Sehari saja,” kata Kepala Seksi GTK SMA dan PK pada Bidang Pembinaan Ketenagaan dan Tugas Pembantuan, Dinas Dikbud NTB Rizaldi Harmonika Ma’az, Selasa (27/10/2020).

Seleksi dilakukan secara daring. Tahun ini, tercatat 4.080 peserta yang mengikutinya. Kegiatan berlangsung 09.00-11.00 Wita. ”Kalau pada hari H tidak ikut, maka kami anggap gugur,” ujarnya.

Pola penilaiannya masih menggunakan sistem sebelumnya. Peserta memiliki minimal 65 nilai. Ditambah masa pengabdian. Seperti guru non ASN dengan masa pengabdian lima tahun ke bawah, berhak mendapat dua poin. Masa pangabdian 6–10 tahun mendapat lima poin. Diatas 10 tahun pengabdian, peserta berhak mendapatkan 10 poin.

”Bagi guru yang memenuhi penilaian tersebut, maka kami ajukan namanya untuk mendapatkan SK gubernur NTB,” ujar Rizaldi.

Dinas Dikbud NTB telah membagikan buku manual, terkait teknis penyelenggaraan seleksi. Namun, berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan pertengahan bulan ini, peserta masih banyak yang belum memahaminya.

Yang harus diperhatikan, selama seleksi, peserta hanya menggunakan satu perangkat saja. ”Kalau pakai handphone ya handphone, laptop ya laptop,” tegas dia.

Sarannya, lakukan persiapan satu jam sebelum seleksi. Agar segera diketahui apa saja kendala yang bisa menghambat peserta. Kerap terjadi, peserta tidak bisa log in. ”Kalau yang itu, segera hubungi panitia, kami sudah berikan kontak yang bisa ditelepon, biar diatasi masalahnya,” jelas Rizaldi.

Kemudian, peserta harus memastikan kamera perangkat aktif. Apakah itu menggunakan laptop atau handphone. ”Ini untuk mengantisipasi jika ada kecurangan, jadi dalam jarak beberapa menit terekam foto peserta. Supaya tidak ada joki juga,” tegasnya.

Tahun ini, pembukaan seleksi UKG hanya menerima guru non ASN mata pelajaran (mapel) produktif untuk SMK. Sedangkan guru SLB khusus untuk mapel Pendidikan Luar Biasa (PLB). Sementara dari SMA, hanya dibuka untuk guru non ASN yang belum dinyatakan lulus tahun sebelumnya.

”Peserta perhatikan langkah demi langkah, supaya mudah menjawab soal tesnya,” tandas Rizaldi. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kolaborasi dan Pemasaran Digital Bantu Dongkrak Produk Produk Lokal

Delapan bulan lebih pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Situasi ini tidak hanya  berpengaruh pada sektor kesehatan, tapi juga dunia usaha. Meski kondisi sulit, beberapa UMKM masih mampu bertahan bahkan berkembang dengan sejumlah inovasi. Profesional, kolaborasi dengan berbagai pihak dan pemanfaatan teknologi digital jadi jurus yang banyak dipakai para UMKM lokal dalam mendongkrak penjualan produk-produk mereka.

Kisruh Aset Pemprov di Trawangan, Kejati Diminta Telusuri Aliran Dana

”Informasi dari kami banyak, Kejati juga banyak yang sudah didapatkan,” kata Koordinator Wilayah III KPK Aida Ratna Zulaiha.

Ekspor Ditutup, Ratusan Ribu BBL di NTB Tertahan di Penampungan

”Satu bulan saja tidak ada kejelasan, pasti ekspor ilegal terjadi. Barang yang tertahan sekarang itu kan duit semua,” kata Ketua Dewan Pembina Lombok Lobster Association (LLA) Mahnan Rasuli, Minggu (29/11/2020).

UMKM Lokal Bisa Pamer Produk di NTB Mall Offline

”Ini potensi pasar baru yang menjanjikan untuk menjual produk lokal,” ujar Fathurrahman, kepala Dinas Perdagangan NTB.

Guru Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan, Dikbud Lobar Masih Berhitung

”Iya, kami telah menerima arahan dari Pak bupati dan sedang kami tindak lanjuti,” kata Sekretaris Dinas Dikbud Lobar Khairuddin, pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Sumo Sale Nissan, Diskon Terbesar di Tahun 2020

"Promo diskon Sumo Sale ini untuk All New Nissan Livina promonya sampai akhir tahun," kata Branch Head Indomobil Nissan Sandubaya Ryo Hadiyanto pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.
Enable Notifications    OK No thanks