alexametrics
Senin, 26 Oktober 2020
Senin, 26 Oktober 2020

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

MATARAM—Universitas Terbuka (UT) Mataram tahun ini kembali dipercaya menyalurkan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan CSR. Sebanyak 92 mahasiswa dari seluruh NTB tercatat sebagai penerima.

Direktur UT Mataram Raden Sudarwo mengatakan, program beasiswa ini diberikan kepada lulusan SMA sederajat khusus untuk dua tahun terakhir. Mereka juga harus memiliki prestasi akademik.

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Penerima beasiswa CSR juga dibebaskan biaya kuliah. UT Mataram memberikan secara cuma-cuma buku, tutorial, dan perlengkapan kuliah seperti jaket almamater.

Raden menjelaskan, beasiswa KIP-K diperuntukkan untuk Program Studi Akuntansi Keuangan publik sebanyak 32 orang. Sedangkan untuk kuota CSR dialokasikan untuk Program Studi Pariwisata sebanyak 35 orang, Manajemen 26, serta satu untuk Bahasa Inggris Penerjemah.

“Untuk bahasa Inggris Penerjemah kami berikan pada mahasiswa tunanetra dan di semester dua ada satu beasiswa untuk atlet berprestasi,” paparnya.

Menurut Raden, tahun ini kuota pemberian beasiswa KIP-K dan CSR tercatat sebagai yang paling banyak dibanding sebelumnya. Diharapkan pemerintah daerah juga bisa ikut andil memberikan beasiswa serupa.

“Semoga pemkab/pemkot di NTB kedepan bisa tergugah dengan menyiapkan anggaran,” ujarnya.

Adapun kewajiban para penerima beasiswa selama mengenyam bangku kuliah, mereka diharuskan di semester satu meraih IPK minimal 2,5. Sementara saat lulus mereka minimal harus meraih IPK 3,0.

“Kalau tidak memenuhi syarat minimal ini mereka harus belajar dan biaya sendiri alias beasiswanya kami cabut,” tandasnya.

Para penerima beasiswa selanjutnya akan dibagi dalam enam kelompok. Mereka akan dinaungi masing-masing satu orang dosen pembimbing akademik. Sehingga belajar dan motivasi mereka bisa terkontrol agar bisa lulus tepat waktu dan memenuhi standar IPK yang ditentukan.

“Harapannya, mereka bisa belajar di UT dengan kualitas dan kompetensi yang baik,” ujarnya. (ida/r9/*)

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Nyoman: Gonta Ganti Kendaraan Tidak Masalah, yang Penting Rasanya

“Baru di motor Forza 250 CC ini saya rasakan sama sekali tidak ada getarannya ketika sudah kita berkendara dan sangat cocok dengan kondisi kesehatan saya yang memiliki penyakit jantung. Sebelumnya pernah saya memakai sepeda motor  jenis lain namun karna ada getarannya sangat terasa membuat saya tidak nyaman,” aku Nyoman.

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks