alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

PGRI Lobar Rumuskan Skema Pendidikan Selama Pandemi Covid-19

GIRI MENANG-Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada masa pandemi, terus menjadi atensi. ”Hari ini (kemarin,Red), kami menggelar bincang-bincang pendidikan pada masa pandemi, bersama seluruh pengurus cabang,” kata Ketua PGRI Lombok Barat Tajuddin, di Senggigi, Lombok Barat (Lobar), Rabu (29/7/2020).

Kegiatan dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) I PGRI Lobar. Kini pendidikan dilaksanakan dalam kondisi darurat, tetapi belajar harus tetap dihidupkan.

Dirinya menyebut, untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di Lobar belum bisa tatap muka. Tajuddin bahkan masih pesimis, KBM tatap muka terjadi pada September atau Desember mendatang. Dia mengingatkan, Lombok Barat masih menyandang status zona merah penyebaran Covid-19.

”Ditambah dengan adanya SE Pemprov NTB agar sekolah mengajukan usul dibukanya proses pembelajaran di sekolah bila dalam zona hijau, sangat sulit,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, tidak mungkin sekolah mengajukan persayaratan seperti itu yang birokrasinya terlalu panjang. Sehingga dirinya menyarankan, perlu kewenangan penuh diberikan kepada PGRI kabupaten atau kota untuk memutuskan proses KBM.

”Namun kita tetap melihat kondisi terbaru di masing-masing wilayah,” tandas Tajuddin.

Kepala Disdik Kabupaten Lombok Barat H Nasrun mengatakan, saat ini memang serba dilematis. Satu sisi, Virus Korona yang menghambat dinamika pembelajaran tatap muka. Pada sisi lain, pembelajaran daring dilakukan, mengingat peserta didik harus tetap disuplai bahan ajar.

Pihaknya telah menyiapkan pembelajaran dengan dua metode itu, bahkan kombinasi. ”Pembelajaran dengan dua pola seperti itu sudah dilakukan,” jelasnya.

Nasrun mengatakan, dalam situasi seperti ini, perlu kolaborasi antar penggiat pendidikan. Ia meminta PGRI membuka diri. Anggota PGRI yang tinggal di pedesaan bisa menawarkan solusi pembelajaran secara luring.

Ketua PGRI NTB Yusuf mengatakan, diperlukan inovasi. Misalnya dengan melakukan survei terlebih dalu terkait area tinggal peserta didik. Selanjutnya membuat desain atau rancanagan pembelajaran yang tepat.

”Ingat karena kita masih dalam masa pandemi, pihak sekolah atau guru menggunakan masker, cucui tangan, mengatur jarak, menggunakan hand sanitizer dan lainnya,” tegas dia.

Sekjen PGRI Pusat Ali Rahim mengungkapkan, guru harus mandiri. Meski berbagai kendala pembelajaran dirasakan, guru harus menjadi motor penggerak.

”Saat ini maupun sebelumnya, upaya menjaga marwah para guru akan terus kita lakukan, agar bisa melahirkan para pendidik bangsa yang semakin kuat, mandiri dan berkualitas,” pungkasnya. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks