alexametrics
Kamis, 26 November 2020
Kamis, 26 November 2020

Pemprov NTB Alokasikan Rp 1 Miliar untuk Bantu Guru Swasta SMA

MATARAM-Pemprov NTB memberi perhatian pada guru swasta SMA sederajat yang juga terdampak pandemi. ”Ini salah satu komitmen pemerintah, memperhatikan kesejahteraan mereka,” kata Sekretaris Dinas Dikbud NTB H Muhtadi Hairi, pada Lombok Post, Kamis (29/10/2020).

Ditegaskan, guru swasta patut mendapat perhatian dalam situasi sulit saat ini. ”Kami tidak ingin, mereka merasa termarginalkan, makanya kita berikan bantuan ini,” ujarnya.

Dengan jumlah guru swasta mencapai ribuan orang, bantuan Rp 1 miliar itu jelas tak cukup.

”Kalau berbicara kebutuhan ya, lebih dari angka itu, namun jumlah guru yang kami berikan, disesuaikan dengan jumlah anggaran yang ada,” jelas pria bergelar doktor ini.

Nantinya, masing-masing guru sekolah swasta, menerima jumlah yang berbeda. Dalam penyaluran, Dinas Dikbud NTB menghitung sesuai dengan Jasa Jam Mengajar (JJM) selama satu semester. ”Hitungannya mulai Juli sampai sekarang,” tegas Muhtadi.

Biasanya Guru Tidak Tetap (GTT) SMA sederajat naungan Dinas Dikbud NTB, mendapat Rp 40 ribu per jam mengajar. Kali ini untuk bantuan guru sekolah swasta, Rp 20 ribu per jam mengajar.

Pihaknya terus melakukan pendataan. ”Walaupun kami sudah punya basis data jumlah sekolah swasta menurut dapodik, tetapi kami tetap maksimalkan peran KCD (kepala cabang dinas, Red),” terang Muhtadi.

Diharapkan penyaluran bantuan bisa dilakukan November. ”Segera,” pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris Umum PGRI NTB H Istiqlal menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya hal itu menjadi kabar menggembirakan.

”Ini merupakan angin segar bagi rekan-rekan guru yang ada di sekolah swasta, hal ini juga sebagai salah satu hal untuk menunjang kinerja mereka, selama BDR di masa pandemi,” tegas dia. (yun/r9)

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

La Nyalla Dorong Promosi MotoGP Harus Digencarkan

”Kalau ada gambaran utuh, entah melalui tayangan video, infografis, dan konten lain mengenai manfaat dan untungnya pembangunan, pasti dukungan masyarakat semakin kuat,” jelas mantan Ketua Umum PSSI itu.

Sebut Kerja Sama Pemprov-PT GTI Kontrak Jahat, Dewan Minta KPK Turun

”Harus KPK masuk. Melakukan penelusuran, penyelidikan kenapa bisa terjadi seperti itu,” kata Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi, Rabu (25/11/2020).

Sepi Pembeli, Perajin Gerabah Banyumulek Terpaksa Alih Profesi

”Awal Korona pesanannya membludak sekali. Sekarang satu saja kalau bisa  terjual,” ujar Hj Khairunnisa, pemilik toko Banyu Andika salah satu toko pengepul kerajinan gerabah, Rabu (25/11/2020).

Sekolah di NTB Sambut Kebijakan Pembukaan Sekolah

Ditegaskan, pihaknya tetap berkomitmen menerapkan protokol kesehatan secara ketat. ”Menyongsong tahun depan ini, kami juga akan betul-betul mempersiapkan segalanya,” kata Wahyuni.

Perekrutan PPPK, Honorer Berharap Masa Pengabdian Jadi Tolok Ukur

”Seharusnya, pengabdian yang sudah kami lakukan selama belasan tahun, harus dijadikan tolok ukur kemampuan kami,” tegas dia.

Sejarah Vaksinasi Massal di Indonesia, Upaya Pencegahan Penyakit

Vaksin bukanlah hal baru buat masyarakat Indonesia. Sudah puluhan tahun Indonesia akrab dengan vaksin. Sejarah vaksin di Indonesia secara resmi dimulai tahun 1956, ketika dilakukannya vaksinasi cacar. Pemberian vaksin ini diakui sebagai salah satu upaya pencegahan yang cukup efektif dalam upaya memerangi satu wabah penyakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks