Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Catat, Lulusan SMKPPN Mataram Harus Bekerja, Melanjutkan, Berwirausaha

Ali Rojai • Selasa, 3 Juni 2025 | 21:05 WIB
Siswa SMKPPN Mataram bersama tamu undangan menunjukkan produk olahan pangan yang diproduksinya pada pelepasan siswa XII dan XIII di sekolah setempat, Selasa (3/6).
Siswa SMKPPN Mataram bersama tamu undangan menunjukkan produk olahan pangan yang diproduksinya pada pelepasan siswa XII dan XIII di sekolah setempat, Selasa (3/6).

LombokPost- Pertanian merupakan sektor penting dalam pembangunan perekonomian, mengingat fungsi dan perannya dalam penyediaan pangan dan energi. Sektor ini mempunyai sumbangan yang signifikan dalam pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB).

Peningkatan devisa dan peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat pada umumnya. Sehingga pembangunan pertanian dapat dikatakan sebagai motor penggerak dan penyangga perekonomian nasional.

Kepala SMKPPN Mataram Sugiarta mengatakan, upaya pengembangan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian. Salah satunya dilakukan melalui penyelenggaraan pendidikan menengah pertanian melalui Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMKPP).

Sugi menyebutkan, SMKPPN Mataram merupakan UPTD Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB sejak tahun 2001 sampai sekarang. Seiring dengan tuntutan dan perkembangan zaman di era globalisasi diharapkan lulusan SMKPPN Mataram mampu bersaing di masyarakat.

“Oleh karena itu siswa SMKPPN Mataram dibekali dengan keterampilan di bidang pertanian. Sehingga siswa akan berkompeten di bidangnya,” ujar Sugiarta pada pelepasan siswa kelas XII di sekolah setempat, Selasa (3/6).

Ia meyakini siswa lulusan SMKPPN Mataram dapat bersaing pada dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.Tahun 2022 SMKPPN Mataram ditunjuk oleh Kemendikbudristek menjadi Sekolah Pelaksana Program Keunggulan (SMKPK) untuk Kompetensi Keahlian Pemuliaan dan Perbenihan Tanaman/Agribisnis Perbenihan Tanaman.

Begitu juga pada tahun 2023 SMKPPN Mataram ditunjuk oleh Pemprov NTB sebagai SMK BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Pada tahun 2024 siswa SMKPPN Mataram melaksanakan magang ke Jepang melalui LPK Fuji Academy.

“Ada sepuluh  siswa kelas XII dan XIII dari program SMK 3 tahun dan 4 tahun magang ke Jepang,” ujar Sugiarta.

Kini, jumlah siswa yang lulus sebanyak 112 orang. Rinciannya, program 4 tahun  Kompetensi Keahlian Pemuliaan dan Perbenihan Tanaman 10 orang, Kompetensi Keahlian Kesehatan dan Reproduksi Hewan 12 orang.

Sementara program SMK 3 tahun Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikutura 19 orang, Agribisnis Perbenihan Tanaman 12 orang, Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian  15 orang, Agribisnis Perikanan Air Tawar 8 orang. Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia 11 orang, Agribisnis Ternak Unggas 7 orang, dan Kompetensi Keahlian Kesehatan Hewan 18 orang.

“Selamat kepada siswa yang telah menyelesaikan belajarnya. Semoga kelak menjadi generasi penerus dibidang pertanian dan menjadi pengusaha pertanian milenial,” tandas Sugiarta.

Baca Juga: Wali Kota Mohan Bangga Jadi Alumni SMAN 2 Mataram karena Hal Ini

Siswa SMKPPN Mataram kelas XII dan XIII foto bersama kepala sekolah dan guru pada pelepasan di sekolah setempat, Selasa (3/6).
Siswa SMKPPN Mataram kelas XII dan XIII foto bersama kepala sekolah dan guru pada pelepasan di sekolah setempat, Selasa (3/6).

Sementara itu Yayan Heriana, perwakian Dikbud NTB yang hadir pada pelepasan siswa kelas XII dalam sambutannya menuturkan, lulusan SMK harus memiliki BMW (Bekerja Melanjutkan Berwirausaha) dan di SMKPPN Mataram lulusannya sudah ada BMW.

Ia menyebutkan, SMK didukung dengan pembelajaran teaching factory. Tahun ini SMKPPN Mataram mendapat bantuan fasilitas pembelajaran.

“Semoga dengan bantuan ini dapat menjadikan SMKPPN Mataram lebih unggul,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#SMKPPN Mataram #Wirausaha Baru #Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB #dunia industri kerja #blud smk #Dunia industri dan pendidikan