LombokPost- Kiprah Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN 1 Mataram terus mencuri perhatian. Di bawah kepemimpinan mantan ketuanya Hidayat Al Fariqi, OSIM MAN 1 Mataram membangun sistem pengelolaan event sekolah yang makin mandiri dan profesional.
Sejumlah agenda besar di MAN 1 Mataram bahkan berhasil digarap penuh oleh internal organisasi.
Alfariki menegaskan, OSIM bukan sekadar organisasi pelaksana kegiatan seremonial. OSIM menjadi jembatan potensi siswa sekaligus ruang kolaborasi lintas ekstrakurikuler (ekskul) di MAN 1 Mataram.
“Posisi OSIM MAN 1 Mataram di mata ekskul-ekskul itu sebagai pendukung dan wadah promosi. Kami membantu membranding acara mereka agar jangkauan audiensnya lebih luas,” ujar Riqi
Menurutnya, fokus utama OSIM adalah menyukseskan event sekolah internal. Kegiatan itu bersifat seremonial maupun kompetitif. Agenda rutin seperti peringatan HUT RI 17 Agustus, Class Meeting, hingga peringatan Sumpah Pemuda menjadi panggung utama OSIM untuk menunjukkan konsistensi kerja organisasi.
Setiap event sekolah di Mansa (MAN 1 Mataram) dikelola dengan struktur yang rapi. OSIM membentuk panitia kecil yang seluruh personelnya berasal dari anggota organisasi. Dengan pola itu, proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan ditangani secara internal.
“Semuanya kami bentuk dari full anggota OSIM. Jadi benar-benar kegiatannya dihandle sendiri. Kami merancang semua kegiatan dalam bentuk proposal, lalu meminta persetujuan sekolah,” jelas Riqi.
Kemandirian pengelolaan event sekolah itu tidak lepas dari dukungan pihak madrasah. Sekolah memberikan ruang dan fleksibilitas bagi OSIM untuk mengembangkan ide kreatif. Selama konsep kegiatan tetap berada dalam koridor yang disetujui.
Dengan pola kerja itu, OSIM tidak hanya berfungsi sebagai organisasi siswa. OSIM juga menjadi wadah pembelajaran kepemimpinan, manajemen acara, hingga penguatan branding kegiatan siswa di MAN 1 Mataram.
Editor : Kimda Farida