LombokPost- Kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Universitas Mataram (Unram) 2026 resmi ditetapkan sebanyak 1.349 mahasiswa. Kuota ini setara sekitar 50 persen dari total penerimaan mahasiswa baru melalui tiga jalur dan menjadi perhatian calon mahasiswa seiring dibukanya pendaftaran UTBK SNBT 2026 mulai 25 Maret hingga 7 April.
Dalam pelaksanaan UTBK SNBT 2026, Unram menegaskan aturan penting. Peserta yang sudah lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tidak diperbolehkan mengikuti UTBK SNBT maupun jalur mandiri. Sistem secara otomatis mengunci akses pendaftaran bagi peserta yang lolos SNBP.
Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unram Dwi Suswanto menjelaskan jadwal UTBK SNBT telah ditetapkan pasti. Ujian berlangsung dalam dua gelombang pada 21 hingga 30 April. Pengumuman hasil UTBK SNBT dijadwalkan 25 Mei mendatang.
“Jadwal UTBK SNBT ini sudah final dan tidak akan berubah,” tegas Dwi.
Dalam aturan terbaru UTBK SNBT 2026, peserta dapat memilih hingga empat program studi (prodi), terdiri dari dua program akademik (S1) dan dua program vokasi (D3 atau D4). Kebijakan ini memberi peluang bagi peserta untuk memperluas pilihan.
Untuk mendukung kelancaran UTBK SNBT 2026, Unram menambah kapasitas infrastruktur. Dari sebelumnya 500 unit, kini tersedia 750 komputer yang tersebar di berbagai fakultas agar pelaksanaan UTBK SNBT berjalan optimal.
UTBK SNBT digelar dua sesi setiap hari, sesi pagi dan siang. Materi ujian meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS), literasi Bahasa Indonesia, literasi Bahasa Inggris, serta penalaran matematika yang dikerjakan dalam satu paket waktu.
Biaya pendaftaran UTBK SNBT tetap Rp 200 ribu. Peserta pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dibebaskan dari biaya, dengan catatan wajib mendaftar akun KIP-K terlebih dahulu sebelum mendaftar UTBK SNBT.
“Jika pendaftaran tidak sesuai urutan, sistem akan tetap mengenakan biaya seperti peserta umum,” jelas Dwi.
Kuota SNBT Unram 2026 juga memperhatikan inklusivitas. Peserta disabilitas seperti tunanetra, tunarungu, dan tunadaksa tetap difasilitasi. Untuk tunanetra, soal ujian disajikan dalam bentuk audio, sementara peserta lain menggunakan sistem standar.
Kuota SNBT Unram 2026 memberi peluang besar bagi calon mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi. Dengan kuota yang mencapai 1.349 mahasiswa, peserta diharapkan mempersiapkan diri matang agar bisa bersaing dan lolos seleksi UTBK SNBT 2026.
Editor : Prihadi Zoldic