alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Pengamat : Perindo NTB Bisa Gagal Dapat TGB Effect

MATARAM-Kader Partai Persatuan Indonesia (Perindo) di NTB terkesan dingin dengan kabar bergabungnya pentolan Ormas Keagamaan NWDI TGB HM Zainul Majdi.

Sedangkan di Sulawesi Selatan, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lain, bergabungnya TGB disambut hangat. Setidaknya, terlihat dari baliho-baliho raksasa tersebar di titik strategis yang menyandingkan Ketua Umum Perindo Hary Tanoe dan TGB.

“Ini menarik,” kata Pengamat Politik Dr Ihsan Hamid, kemarin (31/7).

Idealnya, kader Perindo di NTB menyambut juga dengan cara yang sama. Bahkan harusnya lebih meriah lagi mengingat TGB putra daerah.

“Pertama TGB itu putra NTB yang kini jadi tokoh nasional, kedua posisi Ketua Harian itu jabatan strategis, dan ketiga bagi Caleg Perindo bisa dapat TGB Effect bila mampu mengemas kabar ini dengan cantik,” imbuhnya.

Tetapi kesan yang muncul sebaliknya. Para kader Perindo di NTB terlihat biasa saja. Tidak ada sambutan seperti daerah lain.

“Secara politik hal ini bisa jadi kerugian bagi Perindo di NTB. Mengapa saya sebut rugi, ya karena seharusnya Perindo dapat TGB Effect tapi malah tidak dapat apa-apa,” imbuhnya.

Namun demikian, Ihsan juga membaca bisa saja hal ini yang memang diinginkan oleh TGB dan NWDI sendiri. Tidak atau mengurangi kampanye TGB gabung Perindo di NTB.

“Tujuannya adalah untuk mengurangi kebingungan yang bisa saja muncul di tengah jamaah NWDI. Sebab kita tahu, kakaknya TGB seperti Ibu Rohmi Djalillah (Wagub NTB) saat ini menjabat sebagai Ketua DPW Partai NasDem NTB. Begitu juga pak Syamsul Lutfi merupakan Anggota DPR RI dari partai NasDem,” ulasnya.

Baca Juga :  Lebih Dekat dengan Cucu Maulanasyeikh HM Djamaludin

Prediksi ini semakin menemukan pijakan bila melihat jumlah suara pemilih di NTB. “Kalau dibanding Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi atau daerah padat pemilih lain, tentu NTB jauh di bawah itu semua jumlah DPT-nya,” ulasnya.

Artinya lanjut Ihsan, Perindo memang bukan menarget NTB sebagai lumbung suara. Melainkan daerah-daerah dengan populasi pemilih yang besar.

Kan tidak mungkin kalau elite Perindo tidak tahu ada keluarga TGB yang bergerak untuk partai NasDem di NTB. Pasti tahulah. Tapi target mereka bukan NTB, sehingga tidak mempermasalahkan itu. Target Perindo adalah daerah dengan kantong pemilih besar, di mana nama TGB populer di sana,” ulasnya.

Ihsan melihat Perindo mulai realistis dalam membuat target politik. “Dulu opini dibangun, Perindo bisa cepat besar dengan jaringan raksasa medianya, tapi fakta akhirnya membuktikan pertarungan politik bukan hanya sekadar sering-seringan muncul di televisi. Tetapi memang perlu mencari figur yang layak untuk ‘dijual’,”

Maka menurutnya, masuk akal TGB akhirnya ditarik masuk Perindo dengan beberapa kompensasi jabatan strategis. Mulai dari Ketua Harian DPP Perindo, Wakil Komisaris Utama MNCN, bahkan secara kontinyu mendapat slot tampil di jaringan media milik Hary Tanoe.

“Bagi saya, bila TGB akhirnya bisa membawa Perindo lolos Parliamentary Threshold (PT) di Pemilu 2024, itu kesuksesan politik. Jadi ini bukan sekadar cuma incar pemilih NTB yang tidak seberapa,” ujarnya.

Bahkan Ihsan memprediksi karir TGB bisa sangat cemerlang ke depan dengan Perindo.

Baca Juga :  Sudah Sah, Kini Mohan Lebih Leluasa Tata Golkar NTB

“Sekarang saja Perindo yang tidak lolos PT bisa dapat jatah Wamen (Wakil Menteri) dengan menempatkan anaknya Hary Tanoe (Angela Tanoesoedibjo, Red), apalagi kalau nanti bisa lolos PT, tentu jatahnya bisa tambah lagi. Dan siapa lagi figurnya kalau bukan TGB? Di Perindo daftar antreannya tidak panjang, bila dibanding Golkar atau NasDem,” paparnya.

Dengan skenario politik ini, bisa terbaca arah politik Perindo setelah Pemilu 2024.

“Prediksi saya, Perindo yang penting lolos PT dengan mengendorse TGB. Setelah lolos PT mereka tidak mungkin akan jadi opisisi, saya yakin pasti pro pemerintah, seperti saat ini,” pungkasnya.

Kabar TGB HM Zainul Majdi terpilih sebagai Ketua Harian Nasional Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) semakin menemukan titik terang.

Partai Besutan Bos Media Hary Tanoe itu kabarnya akan melantik TGB pada Sabtu, 6 Agustus nanti. Informasi ini diketahui melalui tersebarnya surat elektronik undangan untuk DPW provinsi dan DPD kabupaten/kota Perindo se-Indonesia menghadiri acara tersebut.

Pelantikan akan dilangsungkan pada pukul 13.30 WIB di Jakarta Concert Hall Inews Tower Lantai 14 Jakarta Pusat.

Sementara itu, Anggota DPR RI HM Syamsul Lutfi yang juga kakak TGB, tidak mempermasalahkan adiknya bergabung dengan Perindo.

“TGB yang lebih pas untuk menjelaskan kalau berbicara NWDI. Tapi saya pikir kondisi (ini merupakan) hal yang biasa. Di NW pun ada beberapa partai di sana,” ujarnya. (zad/r2)

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/