alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Nofian Hadi Membayangkan Rossi Naik Cidomo

GIRI MENANG-Masyarakat NTB patut  berbangga dengan rencana penyelenggaraan MotoGP 2021 mendatang. Ini pasti melejitkan kunjungan wisatawan, sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. ”Semua pasti bangga ya. Tapi jangan hanya bangga saja, masyarakat harus segera disiapkan,” kata Lalu Nofian Hadi, Caleg DPRD NTB dari PKS nomor

11, Dapil Lombok Utara dan Lombok Barat, Kamis ( 28/2).

Citra Lombok benar-benar dipertaruhkan. Yang pasti disoroti adalah keindahan alam, kebersihan, dan kenyamanan. ”Jangan sampai saat itu masih banyak sampah, juga kotoran kuda dari cidomo berceceran,” imbuhnya.

Alihalih mengganggu, dalam bayangannya cidomo harusnya bisa menjadi nilai lebih. Dia bahkan membayangkan kelak, Valentino Rossi mau mencoba moda transportasi tradisional ini. ”Ini harus ditata dan dipersiapkan, biar Rossi dan Marquest senang melihat cidomo,” katanya.

Dia menegaksan, cidomo di Lombok saat ini masih sangat dibutuhkan. Terutama untuk moda transportasi tradisional di pasar

dan pedesaan. Namun, penataannya yang masih kurang inilah yang disorotnya. Itu menimbulkan kesan kumuh, kotor, dan tidak tertib. ”Asal ada kemauan, pasti bisa ditata,” tegasnya.

Jika ditata dengan baik, dan penampilan cidomo menarik dan bersih, ini akan menjadi ikon wisata berikutnya. Harusnya Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan bisa digunakan untuk mempermak cidomo. ”Di Lombok Barat misalnya, itu Cidomo dipercantik dengan pewarnaan yang kreatif kemudian diberi alat atau penadah kotoran sehingga tidakberceceran di jalan,” kata Nofian

Hal ini juga akan sangat mendukung program NTB Zero Waste. ”Orang yang punya kebiasaan buang sampah dari dalam mobil di jalan raya, harus malu. Karena kuda saja nggak buang sembarangan lagi,”tukasnya.

NTB Zero Waste tegasnya, harus bermula juga dari kebiasaan dan pola pikir masyarakat. Jika terpilih kelak dia bertekad mendorong program ini dan mengatur regulasi-regulasi yang mendukung pembangunan kepariwisatan dan ekonomi di NTB. ”Bayangkan kalau cidomo kita rapi tertata, indah, dan menarik. Tentu

para kusir juga akan merasakan manfaatnya ketika cidomo disewa wisatawan. Pemda juga bisa menginisiasi paket-paket wisata menarik dengan cidomo ini,” pungkasnya. (yuk/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks