alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Surat Suara Rusak Tak Sampai Satu Persen

MATARAM-Seluruh surat suara pemilu untuk sepuluh kabupaten/kota sudah diterima. Proses penyortiran surat suara juga sudah dilakukan KPU kabupaten/kota. Dari hasil penyortiran, surat suara yang rusak tidak sampai satu persen dari jumlah surat suara keseluruhan. ”Ada yang rusak tapi jumlahnya tidak signifikan,” ujar Ketua KPU NTB Suhardi Soud, kemarin.

Suhardi menambahkan temuan di KPU kabupaten/kota sudah dilaporkan ke KPU NTB. Selanjutnya laporan ini akan diteruskan ke KPU RI untuk ditindaklanjuti. ”Hari ini batas terakhir kita sampaikan ke pusat,” imbuhnya.

Berdasarkan data KPU NTB, surat suara yang dibutuhkan sepuluh kabupaten/kota sebanyak 18.787.195 lembar. Ini mencakup lima surat suara yakni surat suara capres-cawapres, DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

Baca Juga :  Pilkada NTB Serentak, Minggu Ini PKB Terbitkan Empat SK Dukungan

Jumlah ini juga termasuk surat suara untuk pemungutan suara ulang (PSU). Dari jumlah tersebut, surat suara yang rusak sebanyak 40.599 lembar. ”Surat suara yang rusak sudah dilaporkan ke KPU RI. Paling lambat dikirim penggantinya 5 April nanti,” tandasnya.

Selain surat suara, ada beberapa logistik pemilu yang kurang seperti tinta dan segel. Tapi ini sudah dilengkapi langsung KPU RI, sehingga tidak ada masalah lagi. ”Nanti semua perakitan kotak suara dan bilik suara akan dilakukan di kabupaten/kota,” katanya.

Dalam tahapan ini, Ketua Bawaslu Mataram Hasan Basri mengatakan pihaknya menemukan tenaga pelipatan surat suara kurang profesional dalam bekerja. Misalnya saat disortir, surat suara tidak dibuka sempurna. Bahkan ada surat suara yang dilipat langsung tanpa dibuka terlebih dulu. ”Kami khawatir nanti di TPS ada surat suara yang rusak tapi luput dari pemeriksaan,” pungkasnya. (puj/r4)

Baca Juga :  Djohan Incar Syarif

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/