alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Gara-gara Korona, Anggaran Keamanan Pilwali Mataram 2020 Belum Cair

MATARAM-Anggaran untuk keamanan pemilihan wali kota (Pilwali) 2020 belum cair. “Ini belum cair. Pada pertengahan Maret diajukan, tiba-tiba Korona datang. Akhirnya kita pending pencairannya,” kata  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mataram H Rudi Suryawan, Senin (1/6).

Dana sebesar Rp 5,8 miliar itu sudah dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dana itu diperuntukkan untuk Polri dan TNI. Rinciannya, Polri mendapat Rp 5 miliar dan TNI sebesar Rp 800 juta.

Kata Rudi, dana itu masih ada di kas daerah. Tidak dialihkan untuk dana penanganan penyebaran Korona. “Baru kita tanda tangan naskah perjanjian hibahnya. Korona datang. Akhirnya kita pending dulu,” ungkap Rudi.

Sementara, anggaran untuk KPU Kota Mataram tetap sebesar Rp 25 miliar sesuai dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Tapi baru Rp 13 miliar telah dicairkan. Itu pun dana yang digunakan KPU baru Rp 1 miliar lebih. Sisanya Rp 12 miliar tinggal menunggu pencairan tahap berikutnya.

“Begitu mau buka tahapan. Langsung aja diajukan,” pinta dia.

Diungkapkan, anggaran KPU Kota Mataram juga tidak dialihkan ke penanganan Korona. KPU tinggal mengajukan pancairan sisa dana tersebut untuk pelaksanaan tahapan Pilkada Kota Mataram.

“Mau digunakan untuk apa silakan saja. Yang jelas peruntukannya sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya),” terangnya.

Sementara itu Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin mengatakan, belum ada penambahan. KPU masih menggunakan anggaran Rp 13 miliar yang diberikan pemkot. Sementara sisanya Rp 12 miliar belum bisa digunakan karena masih di kas daerah. “Sisanya ini tinggal kita minta nanti,” terangnya. (jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Astra Motor Gelar Kompetisi untuk Siswa SMA Sederajat

“Pelaksanaan AHMBS tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan ke-18 dengan mengusung tema "Satu Hati Menuju Indonesia Maju” ujar Kepala Wilayah Astra Motor NTB Budi Yanto.

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks