alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Banyak PNS di NTB Terlibat Politik Praktis, Kepala Daerah Terkesan Membiarkan

MATARAM-Citra NTB memburuk karena jadi juara pelanggaran netralitas ASN. Tetapi Gubernur NTB H Zulkieflimansyah memberi tanggapan menarik. Pria yang juga Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) itu bersyukur dengan hasil itu.

Sekalipun NTB juara dalam hal negatif tetapi Zul yakin ada sisi yang harus disyukuri. “Ya saya kira selalu ada sisi positifnya, ya Alhamdulillah kita syukuri,” katanya seraya tersenyum, kemarin (1/7).

Seperti diketahui, NTB juara dalam pelanggaran netralitas ASN. Dari 10 besar instansi pemerintahan dengan pelanggaran netralitas ASN terbanyak di Indonesia, NTB menyumbang dua kabupaten  ditambah Pemprov NTB.

Di ranking 4 ada Kabupaten Sumbawa, ranking 7 ditempati Pemprov NTB, dan ranking 9 pemda Dompu. Sumbangan tiga instansi pemerintahan ini membuat NTB paling produktif dalam menyumbang pelanggaran netralitas ASN. Hal ini sesuai data yang dirilis Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Tetapi Zul terlihat pesimis menegakkan disiplin para pembantunya dalam waktu dekat. Bahkan ada daerah yang menurut Zul, politik sudah menjadi bawaan karakter masyarakat. “Misalnya di Bima itu yang netral susah, karena di darahnya ada DNA politiknya,” ulasnya.

Zul memandang pelanggaran netralitas ASN tidak selamanya buruk. “Bukan tidak salah ya, tetapi memang nature-nya, senang bicara politik,” ujarnya.

Politisi PKS itu memandang, proses membangun kepatuhan ASN butuh waktu lama. “Aturan sudah jelas meminta agar ASN netral, tetapi dalam praktiknya susah,” keluhnya.

Zul yakin kesadaran bisa dibangun pelan-pelan. Netralitas ASN menurutnya ada irisan dengan tingkat kesejahteraanya. “Ada koorelasinya dengan tingkatan ekonomi,” ulasnya.

Semakin maju ekonomi seseorang, semakin kuat upaya melepas diri dari kepentingan politik. “Semua negara berkembang seperti India misalnya punya masalah dengan netralitas ASN (termasuk Indonesia),” cetusnya.

Karenanya menurutnya percuma saja saat ini memaksa agar ASN netral. “Kalau dipaksa-paksa ndak bisa. (Walau diu sanksi) ndak bisa,” cetusnya pesimis.

Di Pilkada Serentak NTB 2020 sejumlah pejabat terlibat. Tarmasuk adik kandung Gubernur NTB Dewi Noviany yang masih berstatus PNS aktif di Pemrov NTB.

Total temuan Bawaslu terkait netralitas ASN di NTB sebanyak 34 kasus. Masuk kategori pelanggaran sebanyak 29 kasus. “Dihentikan sebanyak 5 kasus,” terang Komisioner Bawaslu NTB Suhardi.

Sedangkan dalam bentuk laporan total sebanyak 6 kasus yang masuk. Masuk dalam kategori pelanggaran sebanyak 2 kasus sedangkan yang dihentikan karena tidak terbukti 4 kasus. “Bawaslu telah meneruskan atau merekomendasikan 31 kasus ke KASN untuk ditindaklanjuti,” terangnya. (zad/R2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Tiga Ribu Desa di Indonesia Tanpa Listrik, 11 Ribu Tak Ada Internet

Peresmian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 oleh Wapres Ma’ruf Amin di Jakarta kemarin (10/8) menjadi hari bersejarah untuk warga Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Sebab saat itu juga warga bisa merasakan listrik sekaligus sambungan internet.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks