alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

DPW PAN NTB Ancam Pecat Kader Pembelot

MATARAM-Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar ancam pecat kader yang berani melawan keputusan partai terkait dukungan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon). “Kalau ada yang tidak patuh laporkan ke kami,” katanya, kemarin (1/7).

Ancaman itu tidak hanya untuk pengurus tetapi anggota DPRD PAN di kabupaten/kota. Jika berani bertentangan dengan perintah partai maka dirinya tidak segan bertindak tegas dan keras.

Bentuk membelot itu dicontohkannya seperti mendukung Pasangan Calon (paslon) lain.  “Tidak boleh ada kader yang dukung Paslon lain, siapapun kader PAN tidak patuh saya akan pecat. Ini (SK partai) perintah dan marwah partai. Jangan coba-coba bermain,” peringatnya.

Terkait gaya memimpin, Februari lalu Muazzim pernah “menyikat”  lima ketua DPD PAN di lima kabupaten/kota. Hal itu kabarnya karena berbeda pilihan politik di pemilihan Ketua Umum PAN.

Sepertinya tindakan keras Muazzim menegakkan marwah partai, bakal jadi warning bagi kader yang berani membelot. Muazzim pun mengingatkan kepentingan partai harus diutamakan di atas kepentingan individu dan kelompok. “Sekalipun di paslon lain ada hubungan keluarga saya minta keputusan partai diutamakan,” pintanya.

DPW PAN NTB telah menyerahkan dua SK partai. Antara lain ke H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi di Kota Mataram dan Syafrudin HM Nur-Ady Mahyudi di Bima. Sedangkan dua SK lain masih ada di kantor DPW PAN NTB.

Proses penyerahan dua SK lainnya masih menunggu kesiapan Bapaslon. “Awal Juli tanggal 5 atau 6 akan kita serahkan di KSB untuk pasangan HW Musyafirin-Fud Syaifudin dan kemudian Sumbawa ke Syarafudin Jarot-Mukhlis,” terangnya.

Sementara di Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara, dan Dompu masih dalam proses pembahasan di DPP PAN. “Tetapi Insya Allah di Loteng ke Dwi-Normal, KLU ke Najmul-Suardi, dan Dompu ke Syaifurrahman-Chika,” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
Enable Notifications.    Ok No thanks