alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Adu Pengaruh Fahri vs Dr Zul di Pilbup Sumbawa, Siapa Menang?

MATARAM-Partai Gelora mendukung Nurdin Ranggabarani-Burhanuddin Jafar Salam atau paket Nur Salam di Sumbawa. Pilihan ini berbeda dengan dukungan PKS yang mengusung H Mahmud Abdullah-Dewi Noviany.

Tak plak, pertempuran politik dua partai yang dianggap “kakak-adik” itu jadi sajian menarik di Sumbawa. Narasi pun tak bisa dibendung merembet ke adu strategi dua figur ikonik kedua partai.

Di Gelora ada figur Fahri Hamzah. Politisi bersuara lantang itu diketahui Wakil Ketua DPR RI, juga mantan politisi PKS. Sementara di PKS ada H Zulkieflimansyah, gubernur NTB yang juga Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) PKS NTB.

Fahri memastikan ikut terlibat mengkampanyekan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon). Termasuk mengendorse paket Nur Salam. “Kita perlu bikin video pendek, saya buat untuk temen kandidat,” katanya melalui layanan zoom meeting di acara penyerahan dukungan Partai Gelora di NTB, kemarin (1/9).

Kampanye di masa Pandemi Covid-19 membutuhkan cara yang kreatif dan tidak membahayakan kesehatan masyarakat. Kepastiannya Fahri turun dalam kampanye juga bagian dari tanggung jawab politik. “Tokoh NTB yang tidak ada catatan (negatif) ini, maka layaklah (Gelora) memberikan dukungan,” tegas Wakil Ketua DPN Partai Gelora itu.

Namun saat ditanya potensi rivalitas endorsement antara dirinya dengan tokoh-tokoh PKS di NTB, Fahri ogah menanggapi.

Ketua DPW Partai Gelora NTB Lalu Fahrurrozi mengatakan dukungan Gelora ke PKS bukan karena asal beda dengan PKS. “Bukan karena PKS dukung ini atau itu, kita memandang semua partai teman politik,” katanya.

Gelora mendukung Nur Salam tidak lepas dari komunikasi yang intens. “Disamping itu kita punya firasat, setelah melihat dari sisi geopolitik pasagan ini yang berpeluang besar menang,” ulasnya.

Oji, sapaan akrabnya, menyebut mesin politik Gelora masih fresh dan militan. “Strukturnya pun sudah terbentuk dari wilayah hingga PAC,” terangnya.

Dengan keunggulan itu, mesin politik Gelora akan snagat efektif dalam mendorong pemenangan Calon Kepala Daerah (Cakada). Oji pun enggan menanggapi pancingan dari lawan politik yang ingin adu kekuatan mesin politik.

Baginya dalam politik punya semangat mempersatukan. “Jangan sampai dipahami sebagai kompetisi elit,” ujarnya.

Bila ada politisi yang memandang pilkada arena kompetisi elit politik, maka Oji menilai partainya telah gagal dalalm melakukan kaderisasi. “Kalau ada (politisi) partai yang memandang seperti itu saya kira (politisi) partai terlalu cetek dan kerdil,” cetusnya.

Sebagai informasi, Gelora memberikan SK dukungan di empat daerah. Antara lain H Najmul Akhyar-H Suardi di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Nurdin Ranggabrani-Burhanudin Jafar Salam di Sumbawa, Hj Eri Aryani-H Ichitar di Dompu, dan H Syafrudin HM Nur-Ady Mahyudi di Bima.

Sementara di Kota Mataram, Lombok Tengah (Loteng), dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) masih dalam proses kajian. “Dalam satu dua hari sudah ada hasil,” pungkasnya.

Terpisah Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) PKS Sumbawa Sambirang Ahmadi cukup senang dengan tampilnya banyak figur di Sumbawa. “Kita senang saja, tidak ada masalah,” katanya.

Semakin banyak kontestan terlibat menandai kepedulian putra-putri Sumbawa semakin tinggi. “Mereka ingin terlibat dalam perbaikan, apa yang selama ini dirasa kurang di Sumbawa. Buat saya positif saja,” ulasnya.

Terlibatnya banyak figur dan politisi Sumbawa membuat pilihan pemimpin lebih variatif. “Bapaslon ibarat hidangan buat masyarakat, seperti orang mau roahan (kenduri, Red) menunya ada kambing, sapi, ya terserah publik memilih dengan seleranya,” pungkasnya. (zad/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks