alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Pilwali Mataram, Selly-Manan Libatkan Penyandang Disabilitas

MATARAM-Pasangan Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (Selly-Manan) terus bergerak menarik simpati masyarakat. Mereka melibatkan para penyandang disabilitas dalam tim pemenangannya di Pilkada Kota Mataram tahun ini.

“Saudara kita yang memiliki kelebihan khusus atau difabel ini juga punya potensi yang sama. Kami akan libatkan mereka sebagai motor penggerak Selly-Manan untuk Mataram,” kata Hj Putu Selly Andayani.

Selly bukan sekadar menempatkan penyandang disabilitas dalam posisi yang sama dengan masyarakat lainnya. Ini juga sebagai bagian kepedulian Selly-Manan terhadap para difabel di Kota Mataram.

Mengangkat jargon Mataram Cemerlang dalam Pilkada tahun ini, Selly-Manan memang ingin membuktikan, Kota Mataram bisa menjadi kota maju yang juga ramah bagi penyandang disabilitas.

Aspek pembangunan perkotaan nantinya akan mempertimbangkan kebutuhan para penyandang disabilitas. Ia ingin memberikan pelayanan yang sama dan setara dengan yang lain.

Menurut Selly, pelibatan disabilitas dalam tim pemenangan dilakukan untuk menunjukan kesetaraan mereka dengan komponen tim lainnya. “Mereka punya ide dan gagasan. Kritik dan saran mereka juga harus kita akomodir sebagai warga Kota Mataram yang sama,” imbuh Selly.

Perempuan yang juga tokoh pembina disabilitas di NTB ini mengatakan, sejatinya para penyandang disabilitas ini memiliki potensi masing-masing. Mereka sama sekali tidak butuh dikasihani, tetapi lebih butuh mendapat perlakukan yang sama dan setara dengan masyarakat lainnya.

Selly-Manan berkomitmen untuk mengajak kaum difabel duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan yang lain.

Mantan Penjabat Wali Kota Mataram itu mengatakan, selama ini pemerintah sudah cukup banyak menerbitkan regulasi tentang perlindungan terhadap penyandang disabilitas. Konsep pembangunan ramah disabilitas juga sudah seringkali digaungkan di tingkat nasional dan daerah.

Hanya saja, dalam implementasinya semua itu belum bisa terealisasi secara optimal. Masih banyak fasilitas umum dan fasilitas publik yang belum memperhatikan kebutuhan disabilitas. Stigmatisasi terhadap kaum difabel sebagai kelompok yang lemah dan terkadang dikucilkan dan dikasihani masih sering terjadi.

Kesempatan untuk mereka dapat bekerja dan berkarya di sejumlah sektor pembangunan juga masih terbatas. “Dengan melibatkan mereka secara partisipatif, Selly-Manan ingin mengubah stigma dan sterotype (cara pandang) yang salah tentang kaum difabel ini. Mereka juga bisa Cemerlang dan terlibat aktif dalam pembangunan Kota ini,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPD Perhimpunan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Provinsi NTB, Fitri Nugraha Ningrum mengapresiasi langkah Selly-Manan. Karena melibatkan penyandang disabilitas sebagai tim pemenangan di Pilkada Kota Mataram.

“Ya kita bangga kalau memang teman-teman disabilitas dilibatkan. Ini sebuah penghargaan saya rasa untuk teman-teman,” katanya.

Menurut Fitri, sosok Selly Andayani sudah lama dikenal sebagai figur yang peduli dan punya empati yang tinggi kepada masyarakat bawah. Termasuk para penyandang disabilitas. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks