alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Datu Rahadian Mundur, Kecewa Pilihan NasDem?

MATARAM-Datu Rahadian membenarkan mundur dari posisi Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Lombok Utara (KLU). “Bukan saya diganti, tapi saya sudah lama mundur,” katanya kepada Lombok Post,  (31/8) lalu.

Keputusan mundur itu sudah diambil sebelum NasDem memutuskan mengusung Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) H Najmul Akhyar-H Suardi di KLU. “Sebelum penetapan calon,” imbuhnya.

Rumornya Didin, sapaan akrabnya, tidak puas dengan keputusan NasDem mengusung petahana. Didin dikabarkan lebih condong ke figur lain. Saat dikonfirmasi kebenaran rumor itu Didin tidak membantah.

Tetapi tidak pula membenarkan itu alasannya. “Yang pasti sekarang saya sangat sibuk dengan pekerjaan sehingga sulit rasanya untuk bagi waktu,” ujarnya.

 

Sementara itu DPW Partai NasDem belum menerima surat pengunduran diri Didin secara resmi. Dikonfirmasi terkait hal itu Didin malah terlihat tidak mau ambil pusing. “Terserah mereka (DPW, Red),” tutupnya.

Ketua DPW Partai NasDem NTB H Muhammad Amin mengatakan pengunduran diri resmi Didin belum diterima DPW NasDem. “Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari yang bersangkutan,” katanya.

DPW masih belum bisa mengambil langkah strategis untuk memastikan mesin partai di KLU kehilangan nakhoda. “Kami akan segera melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan,” ulasnya.

 

Bila benar Didin mengundurkan diri, maka NasDem dengan cepat akan mengambil langkah-langkah yang perlu dan startegis. Terutama untuk mengamankan proses pendaftaran Calon Kepala Daerah (Cakada) yang diusung NasDem di KLU.

Pendaftaran Cakada yang diusung NasDem di KLU harus dilakukan pimpinan partai tingkat Daerah atau DPD. “Ya kami punya tanggung jawab secara politik untuk memastikan paket Najmul-Suardi didaftar NasDem bersama partai koalisi lain di KPU,” ulasnya.

Sisa waktu 4 hari jelang pendaftaran di KPU dinilai cukup untuk mencari pengganti Didin yang baru bila terkonfirmasi mengundurkan diri. “Nanti Plt kemungkinan setingkat di atas DPD,” ulasnya.

Sementara soal arah dukungan NasDem ke Najmul-Suardi, Amin menegaskan sudah menjadi perintah partai. “Ketika partai menetapkan maka wajib kader mengamankan perintah itu,” tegasnya.

Dinamika perbedaan arah politik hanya boleh sebelum keluar keputusan DPP. “Begitu DPP mengeluarkan keputusan, semua harus taat ke perintah partai,” terangnya.

Namun demikian apapun alasan kader yang memutuskan mundur dalam fungsi struktural tetap dihargai. “Selaku ketua DPW kami menghargai dan menghormati pengunduran diri, sekalipun belum terlalu jelas alasannya,” terangnya.

Sementara itu, beredar kabar pengganti Didin, telah dipersiapakan H Suardi. Sekda KLU itu dikabarkan telah kantongi KTA NasDem. Tetapi untuk keperluan pencalonan dipersiapkan anggota DPRD KLU dari NasDem Fajar Martha.

Terkait kebenaran kabar ini Amin enggan mengonfirmasi. “Kami belum berpikir ke arah sana, saat ini kami mau fokus klarifikasi dahulu,” pungkasnya. (zad/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks