alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Bantu Warga Mataram, Pasangan Lukman – Wildan Siap Bagikan 70 Ribu Paket Sembako

MATARAM–Gaung Pilkada serentak di tujuh  kabupaten kota se NTB mulai terdengar lagi. Di Mataram satu pasangan barumuncul yakni Pasangan “Madani” Semaun Lukman-H Wildan.

Lukman sendiri merupakan salah seorang pengusaha asal Rembiga berpasangan dengan kader Partai Hanura H Wildan dari Pejarakan Karya, Ampenan.

Rabu (3/6) malam pasangan “MADANI” menghadiri undangan pertemuan yang digagas oleh sejumlah Ketua RT se Kecamatan Ampenan dan RT Perwakilan dari bebrapa Lingkungan se-Kota Mataram di Jalan Kebon Talo Kelurahan Ampenan Utara Kecamatan Ampenan Rabu (3/6).

Dihadapan ratusan utusan RT “MADANI” menyampaikan Visi Misinya untuk melakukan pembaharuan Kota Mataram disegala bidang, yang akan dimulai dari masyarakat pinggiran.

Saat ini “MADANI” sedang mempersiapkan 70 ribu lebih paket sembako. Ia menargetkan bias membagikan seluruh paket  bernilai Rp.10,5 Miliar.

Nantinya paket tersebut akan disalurkan kepada warga Mataram melalui ketua-ketua RT yang ada, “Kami telah menyiapkan 70 ribu paket sembako dan akan bertambah bila kurang,”ucap Lukman di depan masyarakat yang hadir.

Agar merata Sembako tersebut akan dibagikan ke masing masing warga dengan nelibatkan ketua-ketua RT dan para relawan Madani. Hal itu dilakukan agar tidak ada kerumunan massa dan tidak berebutan sehingga Protap penanganan  Covid-19 tetap ditegakkan.

Selain itu kedua pasangan ini berjanji jika dirinya terpilih nanti, mereka akan menganggarkan Insentif  bulanan untuk ketua-ketua RT dan menaikkan insentif kader posyandu. Kemudian memberdayakan guru-guru agama dan pengurus rumah ibadah.

“Silahkan tagih janji saya ini nanti kalu kami sudah terpilih,”ungkapknya di hadapan masyarakat yang hadir.

Beberapa ketua RT menyatakan langsung dukungannya terhadap pasangan ini.

“Masalah mereka mau mendukung kami itu urusan belakang yang penting niat baik kami saat ini tidak terkontaminasi oleh Pencalonan Kami,”jelas Lukman usai acara.

Terkait partai pengusung MADANI menyampaikan telah mengantongi beberapa partai pengususng. “Masalah Partai pengusung kami telah mencukupi untuk satu pasangan Calon Wali/Wawali Kota Mataram periode 2020–2025 mendatang”, ujarnya dihadapan ratusan pendukungnya.

Dirinya juga mengaku yakin mampu membangun mataram jauh lebih baik dari saat ini dengan berbekal pengalaman yang didapatnya sebagai professional di dunia usaha.

“Saya yakin saya mampu membangun Kota Mataram jauh lebih baik dari saat ini dengan pengalaman management yang saya miliki dan pengalaman yang saya dapatkan diperusahaan tempat saya bekerja. Apalagi saya didampingi oleh seorang tokoh politik sekelas H.Wildan yang telah berpengalaman”, tutupnya.(Man/ADV)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Efek Positif Korona, Literasi Digital Meningkat

Selama penerapan belajar dari rumah (BDR) yang disebabkan Pandemi Covid-19, kegiatan literasi anak-anak berkurang. ”Karena aktivitas kunjungan ke perpustakaan sekarang ini, sangat dibatasi ya,” kata Kepala Kantor Bahasa NTB Ummu Kulsum, pada Lombok Post, Kamis (9/7/2020).

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks